Warga menanti giliran untuk mengisi air di kota Kherson, Ukraina, 14 November 2022. (Anatolii Stepanov / AFP)
Warga menanti giliran untuk mengisi air di kota Kherson, Ukraina, 14 November 2022. (Anatolii Stepanov / AFP)

Serangan Rusia di Kota Kherson Ukraina Tewaskan 15 Orang

Willy Haryono • 26 November 2022 12:54
Kherson: Serangan artileri Rusia di kota Kherson, Ukraina, menewaskan setidaknya 15 warga sipil, menurut keterangan otoritas setempat. Serangan ini terjadi di saat petugas di seantero negeri sedang berusaha memulihkan jaringan listrik dan air bersih.
 
Pemerintah Ukraina menghadapi masalah infrastruktur listrik dan air akibat rentetan serangan Rusia dalam beberapa pekan terakhir. Masalah ini tak kunjung di tengah semakin menurunnya temperatur udara menjelang kedatangan musim dingin.
 
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, lebih dari enam juta rumah tangga di seantero negeri masih terdampak pemutusan aliran listrik, sekitar dua hari usai serangkaian serangan Rusia yang merusak sejumlah infrastruktur energi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perusahaan energi nasional Ukraina, Ukrenergo, mengatakan pada Jumat malam bahwa jaringan kelistrikan nasional masih mengalami 30 persen defisit. Ukrenergo menegaskan bahwa para petugas sedang bekerja keras dalam memulihkan aliran listrik.
 
Dikutip dari laman TOI, Sabtu, 26 November 2022, serangan terbaru Rusia di kota Kherson menandai gempuran paling mematikan Moskow dalam beberapa hari terakhir di Ukraina.
 
"Total 15 warga tewas dan 35 lainnya terluka, termasuk satu anak, dalam serangan artileri musuh," ujar seorang pejabat kota Kherson, Galyna Lugova.
 
"Beberapa rumah warga dan bangunan tinggi rusak dalam serangan," sambungnya.
 
Kepala Administrasi Militer Kherson, Yaroslav Yanushovich, mengatakan bahwa pasukan Rusia sengaja menyerang sebuah area permukiman warga dengan peluncur roket. Salah satu serangan membuat sebuah bangunan di Kherson terbakar hebat, ucap Yanushovich.
 
Sebelumnya pada Jumat kemarin, gubernur kawasan mengatakan bahwa sejumlah pasien di rumah sakit Kherson telah dievakuasi karena terjadinya "serangan konstan" dari pasukan Rusia.
 
Rentetan serangan Rusia terhadap infrastruktur Ukraina merupakan taktik Moskow dalam mempersulit negara tetangganya itu. Taktik ini dilakukan setelah Rusia gagal merebut ibu kota Kyiv dan terusir dari kota Kherson.
 
Baca:  Zelensky Akui Ukraina Berada di Posisi Tersulit Usai Perang dengan Rusia
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif