Warga Kiev di tengah serangan Rusia ke Ukraina. Foto: AFP
Warga Kiev di tengah serangan Rusia ke Ukraina. Foto: AFP

Zelensky Akui Ukraina Berada di Posisi Tersulit Usai Perang dengan Rusia

Marcheilla Ariesta • 25 November 2022 16:23
Kiev: Ukraina kini berusaha memulihkan infrastruktur utama setelah kehilangan pasokan listrik hingga 50 persen. Serangan rudal besar-besaran Rusia pada pekan ini menjadi penyebabnya.
 
Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan, Ukraina tengah berada situasi paling sulit dengan minimnya pasokan listrik dan air.
 
"Satu-satunya hal yang masih bisa mereka lakukan adalah meneror. Entah teror energi, atau teror artileri, atau teror rudal, hanya itu yang telah dilakukan Rusia di bawah para pemimpinnya saat ini," kata Zelensky dalam pidatonya, dilansir dari BBC, Jumat, 25 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, Rusia sengaja memulai perang energi agar tercipta krisis kemanusiaan besar-besaran.
 
Masalahnya, yang menjadi korban adalah para orang tua, perempuan, anak-anak, dan pasien rumah sakit. Terlebih, saat ini Ukraina tengah mengalami musim dingin dengan suhu minus nol derajat.
 
Hal tersebut menyebabkan kekhawatiran masyarakat akan meninggal dunia akibat hipotermia.
 
Untuk mengatasi masalah itu, operator listrik Ukrenergo memprioritaskan perbaikan infrastruktur utama guna memulihkan pasokan listrik di negara tersebut. Hingga Kamis, 24 November, tercatat 70 persen penduduk Kiev hidup tanpa listrik.
 
Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan, skenario terburuk dari kondisi ini adalah kemungkinan ibu kota secara total tidak memiliki listrik, sumber panas, dan air selama musim dingin. Namun, otoritas Ukraina terus berupaya memulihkan persediaan listrik.
 
"Air perlahan mengalir. Belum ada listrik," ujar salah satu warga Kiev bernama Roman.
 
Upaya lain untuk menangani permasalahan tersebut, pemerintah membangun 4.000 titik yang menyediakan tenda pemanas darurat. Di tenda tersebut masyarakat dapat mengisi daya ponsel dan minum teh atau kopi.
 
Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyarankan Ukraina untuk mengakhiri penderitaan penduduk lokal dengan memenuhi tuntutan Rusia, yaitu mengakhiri perang yang berlangsung sejak 24 Februari tersebut.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif