Masjid di Paris, Prancis akan ditutup setelah insiden pemenggalan seorang guru. Foto: AFP
Masjid di Paris, Prancis akan ditutup setelah insiden pemenggalan seorang guru. Foto: AFP

TOP 3 Internasional: Penutupan Masjid Paris Hingga Pemerintahan Jokowi

Internasional prancis Vaksinasi covid-19 1 Tahun Pemerintahan Jokowi-Maruf
Fajar Nugraha • 21 Oktober 2020 08:10
Jakarta: Imbas kasus pemenggalan guru di Prancis, oleh seorang pengungsi asal Chechnya membuat pemerintah setempat untuk menutup masjid yang berada di Paris. Sebelumnya kelompok sayap kanan pun ingin mengusir warga Muslim dari Prancis.
 
Isu tersebut termasuk dalam TOP 3 berita Internasional Medcom.id hingga Selasa 20 Oktober 2020 bersama dengan uji klinis dari 60.000 relawan vaksin covid-19 di Tiongkok menunjukkan respons keamanan yang baik.
 
Selain itu 1 tahun pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dalam bidang kebijakan luar negeri dianggap berjalan baik. Meskipun belum ada gebrakan baru. Berikut beberapa berita yang menjadi teratas di Medcom.id:

1. Prancis akan Tutup Masjid di Paris

Pihak berwenang Prancis mengatakan akan menutup masjid di Paris sebagai bagian dari tindakan keras terhadap Islam radikal. Langkah ini diambil usai seorang guru sejarah, Samuel Paty, dipenggal muridnya usai menunjukkan kartun Nabi Muhammad.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Masjid di pinggiran kota padat penduduk di timur laut Paris telah menyebarkan video di halaman Facebook mereka dan mencerca pilihan materi Paty untuk diskusi mengenai kebebasan berekspresi.
 
Dilansir dariChannel News Asia, Selasa, 20 Oktober 2020, Kementerian Dalam Negeri mengatakan masjid di Pantin, yang memiliki 1.500 jemaah akan ditutup sejak Rabu malam selama enam bulan.
 
Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan, pemerintah akan memperketat cengkraman mereka pada lembaga dan badan amal yang dicurigai memiliki hubungan dengan jaringan ekstremis.
 
Bagaimana operasi yang dilakukan oleh pemerintah Prancis hingga saat ini? Selanjutnya di sini.

2. 60.000 Subjek Disuntik Vaksin Covid-19 di Tiongkok, Respons Keamanan Baik

Pemerintah Tiongkok terus melakukan uji klinisvaksin covid-19. Badan Pencegahan dan Pengendalian Bersama Dewan Negara Tiongkok melaporkan kemajuan dalam uji tersebut.
 
“Penelitian dan pengembangan vaksin covid-19 Tiongkok umumnya berada di posisi terdepan, dan 13 di antaranya telah memasuki tahap klinis,” ujar wakil direktur Departemen Sains dan Teknologi untuk Pembangunan Sosial dari Kementerian Sains dan Teknologi, Tian Baoguo, seperti dikutipBeijing Daily,Rabu 21 Oktober 2020.
 
Sebanyak empat vaksin dari dua jalur teknis vaksin inaktif dan vaksin vektor adenovirus, telah memasuki uji klinis Fase III. Empat vaksin yang telah memasuki uji klinis Fase III umumnya berjalan dengan lancar.
 
Sebelumnya Kota Jiaxing di Zhejiang akan meluncurkan rencana vaksinasi darurat tingkat provinsi pertama di Tiongkok untuk covid-19. Vaksin akan diberikan prioritas kepada staf medis dan personel yang diperlukan, dan masyarakat juga dapat divaksinasi dengan harga 400 yuan atau sekitar 800 ribu.
 
Sudah sampai mana perkembangan uji vaksin covid-19 di Tiongkok? Selanjutnya di sini.

3. 1 Tahun Pemerintahan Jokowi, Kebijakan Luar Negeri Dinilai Baik

Kepala Departemen Hubungan Internasional Universitas Indonesia, Evi Fitriani mengatakan, sejauh ini kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin terkait kebijakan luar negeri dalam kategori cukup. Evi menuturkan, para pakar hubungan internasional memang tidak berharap banyak karena fokus utama keduanya adalah di dalam negeri.
 
"Namun, menurut kacamata saya, keduanya masih berada pada jalur yang tepat, seperti terus mengutamakan multilateralisme, dan sudah benar untuk tidak terpengaruh pada dua kekuatan besar, yakni Tiongkok dan Amerika Serikat," katanya kepadaMedcom.id, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Evi menuturkan, meski demikian, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan lagi dalam kepemimpinan keduanya untuk bidang hubungan internasional. Indonesia harus mempertahankan kerangka multilateral, selain itu juga Indonesia harus tetap independen.
 
Bagaimana Indonesia menjalankan kebijakan luar negerinya? Selanjutnya di sini.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif