Polisi Jerman tangkap anggota kelompok ekstremis sayap kanan yang berencana lakukan kudeta./AFP
Polisi Jerman tangkap anggota kelompok ekstremis sayap kanan yang berencana lakukan kudeta./AFP

Rencanakan Kudeta, Polisi Jerman Tangkap 25 Orang dari Kelompok Radikal Simpatisan Nazi

Marcheilla Ariesta • 08 Desember 2022 07:56
Berlin: Polisi Jerman melakukan penggerebekan dan menangkap 25 orang yang diduga tergabung dalam 'sel teror sayap kanan'. Mereka berencana untuk menggulingkan pemerintah dan menyerang parlemen.
 
Sekitar 3.000 petugas, termasuk unit elit anti-teror mengambil bagian dalam penggerebekan dini hari. Mereka menggeledah lebih dari 130 properti.
 
Media Jerman menggambarkan aksi ini sebagai salah satu tindakan polisi terbesar di negara itu, terhadap ekstremis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 8 Desember 2022, penggerebekan itu menargetkan tersangka anggota gerakan "Citizens of the Reich" (Reichsbuerger).
 
"Kelompok ini telah membuat persiapan matang untuk secara paksa masuk ke parlemen Jerman dengan kelompok bersenjata kecil," kata jaksa federal dalam sebuah pernyataan.
 
Baca juga: Pertama Sejak Invasi Rusia, Presiden Jerman Akhirnya Kunjungi Ukraina
 
Mereka yang ditangkap dituding membentuk kelompok teroris pada akhir November tahun lalu. Tujuan pembentukan kelompok ini untuk mengatasi negara yang ada di Jerman.
 
"Dan menggantinya dengan negara mereka sendiri," sambung jaksa. Sebanyak dua dari 25 penangkapan dilakukan di luar negeri, seperti Austria dan Italia.
 
Jaksa di Karlsruhe mengatakan, mereka telah mengidentifikasi 27 orang lagi sebagai tersangka anggota atau pendukung jaringan teror.
 
"Para tertuduh dipersatukan oleh penolakan mendalam terhadap institusi negara dan tatanan dasar yang bebas dan demokratis dari Republik Federal Jerman," ungkap mereka.
 
Gerakan Reichsbuerger termasuk neo-Nazi, ahli teori konspirasi, dan penggemar senjata yang menolak legitimasi republik Jerman modern.
 
Para pengikutnya umumnya percaya pada kelangsungan keberadaan Reich Jerman, atau kekaisaran, sebelum Perang Dunia I, di bawah monarki dan beberapa kelompok telah mendeklarasikan negara mereka sendiri.
 
Lama dianggap sebagai orang yang tidak puas dan eksentrik, Reichsbuerger telah menjadi semakin radikal dalam beberapa tahun terakhir dan dipandang sebagai ancaman keamanan yang berkembang.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif