Sebuah masker tergeletak di lantai Bandara John F Kennedy di New York, AS, Senin, 19 April 2022. (SPENCER PLATT / Getty AFP)
Sebuah masker tergeletak di lantai Bandara John F Kennedy di New York, AS, Senin, 19 April 2022. (SPENCER PLATT / Getty AFP)

Subvarian Baru Omicron Kian Menyebar Saat AS Longgarkan Aturan Masker

Internasional Amerika Serikat covid-19 Omicron Varian Omicron Omicron XE
Medcom • 20 April 2022 12:50
Washington: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyampaikan bahwa jumlah kasus subvarian baru Omicron semakin melonjak, walau subvarian BA.2 masih mendominasi.
 
Subvarian baru, BA.2.12.1, menyumbang sekitar seperlima dari seluruh kasus Covid-19 di AS, mengacu pada data CDC pada Selasa, 19 April 2022.
 
Dikutip dari Xinhua, Rabu, 20 April 2022, angka kasus subvarian baru tersebut meningkat dari 11,4 persen seminggu sebelumnya, dan 6,9 persen dua minggu sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagian besar kasus Covid-19 di AS, tepatnya sekitar 75 persen, disebabkan oleh BA.2, yang menjadi varian dominan sejak akhir Maret.
 
Namun, Departemen Kesehatan AS mengatakan BA.2.12.1 dan subvarian Omicron lainnya, BA.2.12, berkontribusi pada lonjakan kasus baru-baru ini di negara bagian New York.
 
Keduanya merupakan turunan dari BA.2, yang kini menjadi penyebab 80,6 persen kasus di New York. Departemen Kesehatan New York menyebut, subvarian tersebut memiliki keunggulan perkembangan 23-27 persen di atas BA.2 asli.
 
AS kini mencatat rata-rata kasus harian Covid-19 sebanyak 35.000, yang merupakan kenaikan 19 persen dari sepekan sebelumnya, dan 42 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya.
 
Sementara itu, sekitar 370 kematian dan 1.400 pasien dilaporkan masuk rumah sakit tiap harinya.
 
Para ahli kesehatan berpendapat tambahan kasus baru semakin tidak tercatat lantaran tes mandiri, yang biasanya dilakukan warga di rumah mereka masing-masing, kian meningkat.
 
Baca:  Omicron XE Disebut 10 Kali Lebih Menular Daripada Son of Omicron
 
Kurang dari seminggu setelah CDC memperpanjang aturan wajib masker di pesawat, kereta, bus, dan transportasi umum lainnya, hakim federal di Florida mencabut kebijakan wajib masker pada Senin kemarin. Beberapa maskapai juga mencabut peraturan masker untuk penerbangan domestik setelah keputusan hakim federal tersebut.
 
Saskia Popescu, epidemiolog penyakit menular dan asisten profesor Universitas Mason, mengatakan langkah melonggarkan aturan wajib masker saat ini "sangat, sangat mengkhawatirkan."
 
"Kita sudah pasti akan mulai melihat peningkatan kasus," katanya.
 
"Kekhawatiran saya adalah kita mungkin mengalami apa yang terjadi di Inggris, di mana mereka melonggarkan pembatasan secara drastis dan mengalami lonjakan signifikan," imbuhnya (Kaylina Ivani)
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif