Kanselir Jerman Angela Merkel dalam sebuah acara perpisahan di Berlin, 2 Desember 2021. (STEFANIE LOOS / AFP)
Kanselir Jerman Angela Merkel dalam sebuah acara perpisahan di Berlin, 2 Desember 2021. (STEFANIE LOOS / AFP)

Merkel Tekankan Pentingnya Vaksinasi dalam Podcast Terakhir Sebagai Kanselir

Internasional jerman Angela Merkel covid-19 pandemi covid-19 Vaksinasi covid-19 Olaf Scholz Omicron Varian Omicron
Willy Haryono • 05 Desember 2021 13:16
Berlin: Angela Merkel menyerukan warga Jerman untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 demi melindungi diri sendiri dan orang lain. Seruan disampaikan Merkel dalam sebuah podcast, beberapa hari sebelum dirinya mencopot jabatan Kanselir Jerman.
 
"Sekali lagi saya memohon kepada kalian semua untuk merespons virus ini dengan serius," kata Merkel, dilansir dari AFP, Minggu, 5 Desember 2021.
 
Ia menyebut gelombang keempat Covid-19 di Jerman merupakan sesuatu yang "sangat serius" dan bahkan masuk ke dalam kategori "dramatis" karena banyak rumah sakit di negara tersebut kewalahan menangani lonjakan pasien.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Varian Omicron kelihatannya lebih menular dibanding beberapa varian sebelumnya. Tolong segera ikuti vaksinasi, entah itu dosis pertama atau booster," ungkap Merkel.
 
"Setiap vaksin dapat membantu kita semua," sambungnya.
 
Setelah berkuasa selama 16 tahun, Merkel akan segera menyerahkan jabatan kanselir Jerman kepada Olaf Scholz yang berasal dari partai Sosial Demokrat.
 
Dalam podcast terbarunya, Merkel mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jerman yang "paham mengenai situasi sulit" dan mengikuti vaksinasi demi "melindungi diri mereka sendiri dan orang lain."
 
"Anda adalah mayoritas di negara ini. Anda telah mendemonstrasikan tanggung jawab publik dengan luar biasa di negara kita ini," tutur Merkel.
 
Baca:  Perpisahan Angela Merkel Diiringi Upacara Militer Diwarnai Musik Punk Rock
 
Salah satu langkah pertama Scholz nantinya sebagai kanselir Jerman adalah meloloskan aturan yang membuat vaksinasi Covid-19 menjadi sebuah kewajiban mulai Februari atau Maret 2022.
 
Sebagian besar spektrum politik di Jerman telah mendukung rencana tersebut, yang sebelumnya sempat menjadi sebuah usulan kontroversial.

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif