Presiden AS Donald Trump mengunjungi kota Kenosha, Wisconsin, Selasa 1 September 2020. (Foto: Mandel Ngan/AFP/Getty)
Presiden AS Donald Trump mengunjungi kota Kenosha, Wisconsin, Selasa 1 September 2020. (Foto: Mandel Ngan/AFP/Getty)

Trump Sebut Kerusuhan di Kenosha 'Teror Domestik'

Internasional Penembakan Jacob Blake
Willy Haryono • 02 September 2020 08:15
Kenosha: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunjungi kota Kenosha di Wisconsin untuk mendukung aparat penegak hukum dalam meredam gelombang protes terkait penembakan pria kulit hitam Jacob Blake. Ia menyebut kerusuhan dan "kehancuran" di kota tersebut sebagai "teror domestik."
 
Unjuk rasa berujung bentrok antar pedemo dan aparat keamanan terjadi di Kenosha tak lama usai Blake ditembak polisi pada 23 Agustus. Tujuh tembakan dari arah belakang membuat Blake lumpuh dari pinggang ke bawah.
 
Menjelang pemilihan umum presiden AS pada November mendatang, Trump menjadikan "penegakan hukum" sebagai tema utama dalam menghadapi Joe Biden dari Partai Demokrat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini bukan aksi unjuk rasa damai, tapi teror domestik," ujar Trump ke jajaran pengusaha dalam pertemuan di sebuah sekolah di Kenosha, dikutip dari laman BBC, Rabu 2 September 2020.
 
Trump membela aksi-aksi yang dilakukan polisi dalam menangani unjuk rasa di Kenosha. Ia kemudian menuding sejumlah media AS hanya berfokus dalam meliput insiden-insiden "buruk" yang melibatkan aparat keamanan.
 
Dalam kunjungan ke Kenosha, Trump sempat mengekspresikan empati kepada sejumlah demonstran yang terluka dalam bentrokan dengan polisi. "Saya merasa siapapun tidak perlu merasakan hal seperti itu," sebut Trump.
 
Namun ia meyakini tidak ada rasisme sistemik di jajaran kepolisian AS, termasuk di kota Kenosha. Trump juga menilai Kenosha akan "hancur dan rata dengan tanah" akibat aksi demonstran jika Garda Nasional tidak mengambil tindakan tegas.
 
Meski Trump mengaku telah mengirim Garda Nasional ke Kenosha, pasukan tersebut dikerahkan atas perintah Gubernur Wisconsin Tony Evers. Ia mengaku akan menyalurkan dana bantuan USD4 juta untuk tempat-tempat usaha di Kenosha yang rusak dalam aksi kekerasan.
 
Sejumlah demonstran di Kenosha menuding adanya sekelompok warga dari luar kota yang membajak jalannya aksi protes. Kepolisian Kenosha mengatakan bahwa 105 dari total 175 tersangka yang ditangkap selama kerusuhan bukan warga Kenosha.
 
Penembakan terhadap Jacob Blake kembali memicu ketegangan isu rasial di AS, setelah pria kulit hitam bernama George Floyd meninggal akibat ditembak polisi di Minneapolis pada Mei lalu.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif