Lokasi insiden penabrakan terhadap parade Natal di Wisconsin, Amerika Serikat (AS). Foto: AFP
Lokasi insiden penabrakan terhadap parade Natal di Wisconsin, Amerika Serikat (AS). Foto: AFP

5 Orang Tewas dalam Tabrakan Disengaja ke Parade Natal di AS

Fajar Nugraha • 22 November 2021 15:33
Wisconsin: Sebuah SUV yang melaju kencang menabrak parade Natal di Waukesha, Wisconsin, Amerika Serikat (AS) pada Minggu 21 November 2021 telah menewaskan lima orang. Insiden ini juga melukai lebih dari 40 orang, termasuk sekelompok penari muda yang melambaikan pompom.
 
Kepala Polisi Waukesha, Dan Thompson mengatakan bahwa seseorang yang berkepentingan telah ditahan, dan kendaraan yang dicurigai telah ditemukan setelah insiden di kota, sekitar 32 kilometer sebelah barat Milwaukee.
 
Baca: 15 Anak Jadi Korban Penabrakan Parade Natal Wisconsin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini, kami dapat mengonfirmasi bahwa 5 orang tewas dan lebih dari 40 orang terluka," kata Departemen Kepolisian Waukesha di halaman Facebook-nya.
 
"Namun, angka-angka ini dapat berubah saat kami mengumpulkan informasi tambahan. Banyak orang telah membawa sendiri ke rumah sakit daerah,” imbuh pernyataan itu, seperti dikutip dari Channel News Asia, Senin 22 November 2021.
 
“Tidak diketahui apakah insiden itu terkait dengan terorisme, tetapi tidak ada bahaya lebih lanjut, dan perintah perlindungan di tempat sebelumnya di kota berpenduduk sekitar 72.000 telah dicabut,” ujar Dan Thompson sebelumnya mengatakan kepada wartawan.
 
Sebuah video yang diposting online menunjukkan sebuah mobil berjenis SUV merah melaju dengan kecepatan melalui parade. Mobil tampak menabrak lebih dari puluhan warga orang sebelum banyak dari warga lainnya berlari menawarkan bantuan.
 
Thompson mengatakan bahwa seorang petugas melepaskan tembakan ke kendaraan dan tidak ada orang yang terluka. Polisi tidak percaya tembakan telah dilepaskan dari kendaraan, tambahnya, bertentangan dengan laporan sebelumnya. Video di media sosial menunjukkan polisi menembaki kendaraan yang menabrak pembatas jalan.
 
Belen Santamaria, suaminya dan putri mereka yang berusia tiga tahun berencana untuk bergabung dalam pawai dengan gereja Katolik mereka. Tetapi Santamaria, seorang pekerja pabrik Meksiko berusia 39 tahun, terbangun pada hari Minggu dengan sakit punggung, sehingga keluarga tersebut menonton prosesi dari trotoar sebagai gantinya.
 
"SUV itu datang dengan kecepatan penuh. Lalu saya mulai mendengar orang-orang berteriak,” ujar Santamaria.
 
Dia bersembunyi di sebuah restoran bersama putri mereka sementara suaminya, pekerja pengiriman berusia 39 tahun, Jesus Ochoa, berlari ke depan untuk mencoba membantu orang yang terluka. Dia mengatakan mendengar melalui anggota lain dari gereja mereka bahwa sekitar 10 anggota, kebanyakan orang Latin dan orang dewasa dan anak-anak, terluka.
 
"Saya akan ke sana, berjalan-jalan. SUV itu akan menabrak kita juga,” tuturnya.

Menghantam grup tari

Seorang wanita mengatakan kepada stasiun TV Fox6 Milwaukee bahwa SUV menabrak tim tari gadis berusia antara sembilan dan 15. Dia mengatakan bahwa reaksi langsung adalah diam, diikuti dengan berteriak, berlari dan memeriksa mereka yang terluka, Fox6 melaporkan. Video di media sosial menunjukkan kelompok-kelompok kecil mengelilingi gadis-gadis yang terluka dengan pompom putih berserakan.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif