Kelompok sayap kanan Jerman diduga akan lakukan kudeta./AFP
Kelompok sayap kanan Jerman diduga akan lakukan kudeta./AFP

Eks Anggota Parlemen Jerman Jadi Salah Satu Tersangka Perencana Kudeta

Marcheilla Ariesta • 10 Desember 2022 09:25
Berlin: Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecam dugaan hubungan antara orang-orang yang dituduh merencanakan kudeta dengan Partai Alternatif sayap kanan Jerman (AfD).
 
Terlebih saat mantan anggota AfD dari Bundestag (Parlemen Jerman), Birgit Malsack-Winkemann, termasuk di antara tersangka kelompok sayap kanan yang merencanakan kudeta.
 
"Malsack-Winkemann menjadi salah satu terdakwa, tentu saja merupakan insiden luar biasa dan sangat buruk," kata Scholz kepada awak media di Berlin, dilansir dari TRT World, Jumat, 9 Desember 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria 58 tahun itu adalah anggota parlemen dari 2017-2021, setelah itu ia kembali ke jabatan sebelumnya sebagai hakim di pengadilan distrik Berlin. 
 
Pada Rabu lalu, Thomas Haldenwang, yang mengepalai badan intelijen domestik Jerman BfV, mengatakan sekelompok tokoh sayap kanan dan mantan perwira militer telah mendapatkan senjata dan memiliki rencana konkret untuk melakukan kudeta.
 
Baca juga: Rencanakan Kudeta, Polisi Jerman Tangkap 25 Orang dari Kelompok Radikal Simpatisan Nazi
 
"Kelompok ini memiliki jaringan yang luas di seluruh negeri. Mereka memiliki rencana yang tepat. Mereka siap menggunakan kekerasan, bahkan jika itu berarti membunuh orang," kata Haldenwang.
 
Polisi Jerman menangkap lebih dari dua puluh orang pada Rabu lalu, dalam salah satu "operasi anti-teror" terbesar dalam sejarahnya. Mereka juga melakukan penggeledahan di 150 properti di 11 negara bagian federal.
 
Holger Munch, presiden Kantor Polisi Kriminal Federal, mengatakan pihak berwenang sejauh ini telah mengidentifikasi 54 tersangka yang menjadi anggota atau pendukung kelompok tersebut.
 
Menurut jaksa, kelompok sayap kanan memiliki rencana untuk menciptakan kekacauan nasional dan menyerbu parlemen dengan kekerasan dan militer dengan tujuan menggulingkan sistem konstitusional di Jerman.
 
Sebagian besar tersangka adalah pengikut gerakan sayap kanan Reichsburger (Reich Citizens), yang menolak legitimasi Republik Federal Jerman. Mereka percaya bahwa negara tersebut diperintah oleh anggota yang disebut "negara bagian dalam".
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif