Presiden AS Joe Biden (kanan) berbicara dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Schloss Elmau, 26 Juni 2022. (LEONHARD FOEGER / POOL / AFP)
Presiden AS Joe Biden (kanan) berbicara dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Schloss Elmau, 26 Juni 2022. (LEONHARD FOEGER / POOL / AFP)

Biden Berterima Kasih kepada Scholz atas Kepemimpinan Selama Krisis Ukraina

Willy Haryono • 26 Juni 2022 18:37
Schloss Elmau: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berterima kasih kepada Kanselir Jerman Olaf Scholz atas kepemimpinannya dalam merespons invasi Rusia terhadap Ukraina. Ucapan terima kasih disampaikan langsung kepada Scholz saat Biden tiba di Jerman untuk menghadiri KTT G7 di kastil Schloss Elmau pada Minggu, 26 Juni 2022.
 
Biden mengatakan kepada Scholz bahwa kepemimpinannya merupakan hal krusial dalam memimpin respons Eropa terhadap invasi yang diperintahkan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 24 Februari lalu.
 
"Saya ingin memuji Anda atas pengambilan langkah yang tepat saat Anda menjadi Kanselir," kata Biden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Putin sudah menginginkannya dari awal, bahwa NATO dan G7 akan terpecah. Tapi kita tidak terpecah, dan hal semacam itu tidak akan pernah terjadi," sambungnya, dikutip dari Tribune India.
 
Sejak Rusia menginvasi Ukraina, Scholz menerima kritik dari sejumlah pihak di Jerman mengenai jenis senjata apa yang harus dikirim Jerman, negara terkaya di Eropa, kepada Kiev. Scholz berulang kali mengukuhkan pendiriannya di tengah gelombang kritik tersebut.
 
"Merupakan sebuah pesan yang baik bahwa kita semua dapat selalu bersatu, yang tentu saja tidak pernah disangka oleh Putin," tutur Scholz.
 
Setelah saling bertegur sapa, Biden dan Scholz berjalan menuju sebuah ruangan konferensi terbuka di mana keduanya menggelar dialog bilateral dengan ditemani sejumlah penasihat.
 
Para pemimpin G7 telah memulai KTT 2022 di kastil Schloss Elmau di Jerman. KTT G7 tersebut dibuka dengan pengumuman rencana menjatuhkan sanksi terhadap impor emas dan minyak Rusia.
 
Para pemimpin G7 berpandangan bahwa sanksi terhadap Rusia harus diperberat seiring berlanjutnya operasi militer mereka di Ukraina, yang kini sudah memasuki bulan kelima.
 
Baca:  Ukraina Minta G7 Jatuhkan Lebih Banyak Sanksi kepada Rusia
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif