Beberapa mobil terbakar dalam kerusuhan terkait pembakaran Al-Quran di Malmo, Swedia, 18 April 2022. (Johan NILSSON / TT NEWS AGENCY / AFP)
Beberapa mobil terbakar dalam kerusuhan terkait pembakaran Al-Quran di Malmo, Swedia, 18 April 2022. (Johan NILSSON / TT NEWS AGENCY / AFP)

26 Orang Ditangkap dalam Kerusuhan Terkait Pembakaran Al-Quran di Swedia

Internasional alquran islam swedia
Willy Haryono • 18 April 2022 18:25
Stockholm: Kepolisian Swedia telah menangkap 26 orang dalam rentetan kerusuhan terkait pembakaran kitab suci Al-Quran yang dilakukan politikus sayap kanan bernama Rasmus Paludan. Sejak aksi pembakaran beberapa hari lalu itu, gelombang unjuk rasa berujung bentrokan terus berlangsung di Swedia.
 
Dikutip dari AFP, Senin, 18 April 2022, kelompok sayap kanan di Swedia berencana mengulang aksi kontroversial tersebut di beberapa lokasi.
 
Sepanjang akhir pekan kemarin, bentrokan terjadi antara polisi dan demonstran penentang aksi pembakaran Al-Quran di Swedia. Polisi menolak mencabut izin acara partai sayap kanan Stram Kurs karena bertentangan dengan kebebasan berpendapat yang dilindungi undang-undang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bentrokan juga terjadi antara massa penentang pembakaran dengan kelompok pendukung gerakan anti-Islam dan anti-imigrasi. Dalam bentrokan pada hari Minggu kemarin, tiga orang terluka usai polisi melepaskan tembakan peringatan.
 
Paludan, seorang politikus sayap kanan asal Denmark, saat ini sedang melakukan "tur" di Swedia. Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara itu diketahui memiliki kewarganegaraan ganda, Denmark dan Swedia.
 
Beberapa hari lalu, Paludan sempat membakar Al-Quran di kota Linkoping. Selang beberapa waktu, tepatnya pada Sabtu kemarin, ia mengulangi aksinya di kota Malmo.
 
Sejak Kamis kemarin, bentrokan antara demonstran dan pengunjuk rasa tandingan berlangsung di Stockholm, Linkoping dan Norrkoping. Ketiga kota tersebut sudah atau akan dijadikan lokasi acara oleh Stram Kurs.
 
Memasuki Jumat malam, bentrokan terjadi lagi di kota Orebro menjelang rencana Stram Kurs untuk membakar Al-Quran di sana. Sebanyak 12 polisi terluka dan empat mobil petugas dibakar dalam kerusuhan.
 
Rekaman video dan serangkaian foto memperlihatkan kekacauan di Orebro. Sejumlah demonstran terlihat melemparkan batu dan objek lainnya ke arah polisi antihuru-hara.
 
Sejumlah negara mayoritas Muslim dan beberapa tokoh telah mengecam aksi Paludan. Di Irak, Kementerian Luar Negeri di Baghdad memperingatkan bahwa aksi semacam itu dapat berdampak buruk terhadap "hubungan antara Swedia dan umat Muslim secara keseluruhan."
 
Baca:  Arab Saudi Kecam Pembakaran Terhadap Al-Quran di Swedia
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif