Para pengungsi Afghanistan di Indonesia berunjuk rasa agar segera dikirim ke negara ketiga. (AFP/Juni Kriswanto)
Para pengungsi Afghanistan di Indonesia berunjuk rasa agar segera dikirim ke negara ketiga. (AFP/Juni Kriswanto)

40 Ribu Pengungsi Afghanistan akan Ditampung 15 Negara Uni Eropa

Internasional Taliban Belanda afghanistan taliban afghanistan jerman uni eropa Pengungsi Afghanistan
Marcheilla Ariesta • 11 Desember 2021 08:02
Brussel: Sebanyak 15 negara Uni Eropa bersedia menerima 40 ribu pengungsi Afghanistan. Komisioner Eropa Ylva Johansson menyampaikan keputusan tersebut.
 
Johansson telah bertemu 15 Menteri Dalam Negeri negara anggota Uni Eropa yang bersedia menampung para pengungsi Afghanistan. Jumlah pengungsi yang akan diterima berbeda-beda di setiap negara.
 
Jerman akan menjadi negara penerima terbanyak pengungsi Afghanistan di kisaran 25 ribu. Tepat di bawah Jerman ada Belanda yang bersedia menerima 3.159 pengungsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Spanyol dan Prancis masing-masing akan menampung 2.500 pengungsi Afghanistan.
 
Negara-negara lain akan menampung pengungsi Afghanistan dengan jumlah lebih kecil. Laman AFP, Jumat, 10 Desember 2021, tidak mengungkapkan detail negara-negara tersebut.
 
"Saya pikir ini adalah aksi solidaritas yang impresif," kata Johansson.
 
Menurutnya, menerima pengungsi adalah jalan terbaik untuk mengendalikan dan mencegah serbuan imigran ilegal ke Eropa.
 
Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta agar negara anggota Uni Eropa menerima 42.500 pengungsi Afghanistan dalam lima tahun ke depan. Namun, usulan itu ditolak 27 negara Uni Eropa.
 
Setelah melewati negosiasi alot, Uni Eropa akhirnya menyetujui untuk menampung 40 ribu pengungsi Afghanistan.
 
Agustus lalu, saat kelompok Taliban kembali berkuasa, sebanyak 85 ribu pengungsi Afghanistan mencoba kabur dari negaranya. Kini, puluhan ribu pengungsi itu berada di berbagai lokasi dalam kondisi memprihatinkan dan rapuh.
 
Para pengungsi Afghanistna masih menunggu kabar negara mana yang bersedia menampung. Mereka mengaku memilih pergi dari Afghanistan karena tak mau hidup di bawah cengkeraman Taliban.
 
Baca:  UNHCR Desak Sejumlah Negara Berhenti Deportasi Warga Afghanistan
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif