Ketua DPR AS Nancy Pelosi (kanan) bersama suaminya, Paul Pelosi. (ANGELA WEISS / AFP)
Ketua DPR AS Nancy Pelosi (kanan) bersama suaminya, Paul Pelosi. (ANGELA WEISS / AFP)

Parah Banget! Suami Ketua DPR AS Dipukuli Palu oleh Penyusup

Willy Haryono • 29 Oktober 2022 11:25
San Francisco: Seorang individu tak dikenal menerobos masuk ke rumah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi di San Francisco pada Jumat, 28 Oktober. Tidak berhasil menemui sang ketua DPR, penyusup tersebut malah menyerang suami Nancy Pelosi dengan palu.
 
Paul Pelosi, 82, dilarikan ke sebuah rumah sakit di San Francisco usai penyerangan. Ia menjalani operasi karena mengalami retak tulang tengkorak dan cedera di tangan kanan.
 
Dikutip dari laman Asia One, Sabtu, 29 Oktober 2022, Paul Pelosi diyakini tim dokter akan sembuh seperti sedia kala.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Individu penyerang Paul Pelosi diidentifikasi sebagai David Depape, 42, yang juga dibawa ke rumah sakit usai kejadian. Ia didakwa dengan pasal percobaan pembunuhan, penyerangan dengan senjata mematikan, kekerasan terhadap orang lanjut usia, penganiayaan, perampokan dan sejumlah pelanggaran lain.
 
"Dakwaan mungkin akan disampaikan secara in absentia karena David Depape masih dirawat di rumah sakit," kata Kepala Kepolisian San Francisco William Scott.
 
Menurut keterangan Kepolisian Capitol AS, Nancy Pelosi sedang berada di Washington saat suaminya diserang di San Francisco. Otoritas AS masih menyelidiki motif di balik serangan tersebut, yang berhasil dihentikan polisi yang dikirim ke rumah Pelosi.
 
Insiden terjadi kurang dari dua pekan sebelum pemilihan umum paruh waktu AS yang akan menentukan nasib dari mayoritas anggota DPR dan Senat. Sejumlah survei mengindikasikan bahwa Partai Demokrat akan kehilangan mayoritas Kongres AS dari Partai Republik.
 
Media CNN melaporkan bahwa Paul Pelosi menghubungi 911 dan berbicara dalam "kode" tertentu tanpa menyebutkan dirinya telah diserang. Namun petugas menyimpulkan ada sesuatu yang tidak beres di rumah Pelosi.
 
Kantor berita Politico, mengutip seseorang yang mengetahui situasi penyerangan, menyebutkan bahwa Pelosi meminta izin kepada penyerang untuk menggunakan toilet. Di dalam sana, Pelosi menghubungi 911 dengan telepon genggam yang baterainya sedang diisi.
 
Scott mengapresiasi pengalaman serta intuisi petugas 911 yang langsung mengerahkan petugas usai menerima panggilan dari Paul Pelosi.
 
"Keputusan petugas telah berhasil menyelamatkan nyawa," tutur Scott.
 
Baca:  Partai Joe Biden Makin Terpuruk Jelang Pemilu Paruh Waktu AS
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif