Mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy tiba di gedung pengadilan di Paris pada 1 Maret 2021. (Anne-Christine POUJOULAT/AFP)
Mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy tiba di gedung pengadilan di Paris pada 1 Maret 2021. (Anne-Christine POUJOULAT/AFP)

Mantan Presiden Prancis Divonis 3 Tahun Penjara

Internasional korupsi prancis politik prancis
Willy Haryono • 02 Maret 2021 09:31
Paris: Sebuah pengadilan di Paris menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada mantan presiden Prancis Nicolas Sarkozy atas kasus korupsi dan penyalahgunaan wewenang pada Senin, 1 Maret. Sarkozy dinyatakan bersalah karena pernah menawarkan pekerjaan ke seorang jaksa di Monaco untuk ditukar dengan informasi seputar penyelidikan kasus L'Oreal terkait masa kampanye pemilu Prancis 2007.
 
Pengacara Sarkozy, Thierry Herzog dan mantan hakim Gilbert Azibert, juga dijatuhi vonis yang sama atas dakwaan korupsi, penyalagunaan pengaruh, dan pelanggaran kerahasiaan profesi.
 
"Mereka semua sangat menyadari kesalahan yang telah mereka lakukan," kata hakim Christine Mee, dilansir dari laman Xinhua pada Selasa, 2 Maret 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sarkozy, 66, adalah mantan presiden kedua di Prancis yang dijatuhi vonis penjara. Sejak awal penyelidikan hingga saat ini, ia membantah semua tuduhan.
 
Baca:  Dituduh Suap, Mantan Presiden Prancis Merasa Difitnah
 
Presiden pendahulu Sarkozy, Jacques Chirac, juga pernah dijatuhi vonis dua tahun penjara pada 2011. Ia dinyatakan bersalah karena telah membuat pekerjaan palsu untuk beberapa anggota partai saat dirinya masih menjadi wali kota Paris di era 1990-an.
 
Chirac adalah presiden Prancis periode 1995-2007. Ia meninggal dunia pada September tahun lalu.
 
Di bawah hukum Prancis, Sarkozy tidak diwajibkan menjalani hukumannya di penjara dan dapat menggantinya dengan pemakaian gelang elektronik. Gelang tersebut dilengkapi alat pelacak yang dapat selalu menginformasikan keberadaan si pemakai.
 
Pernah memimpin Prancis dari 2007 ke 2012, Sarkozy memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan banding.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif