Polisi dan petugas penyelamat berada di lokasi kecelakaan bus masuk jurang di Matucana, Peru, 31 Agustus 2021. (Ernesto BENAVIDES / AFP)
Polisi dan petugas penyelamat berada di lokasi kecelakaan bus masuk jurang di Matucana, Peru, 31 Agustus 2021. (Ernesto BENAVIDES / AFP)

32 Orang Termasuk Anak-Anak Tewas dalam Kecelakaan Bus di Peru

Internasional kecelakaan lalu lintas kecelakaan bus peru
Willy Haryono • 01 September 2021 08:34
Lima: Setidaknya 32 orang tewas, termasuk dua anak-anak, dan lebih dari 20 lainnya terluka dalam kecelakaan bus masuk jurang di Peru. Ini merupakan kecelakaan moda transportasi berujung fatal ketiga yang terjadi di Peru dalam kurun waktu empat hari.
 
Kecelakaan bus terjadi pada Selasa kemarin di sebuah ruas jalan sempit di Carratera Central, berlokasi sekitar 60 kilometer dari Lima. Jalan raya tersebut menghubungkan ibu kota Peru ke wilayah sentral Andes.
 
"Sayangnya pada saat ini, kami mengonfirmasi ada 32 orang tewas," kata komandan polisi Cesar Cervantes, dikutip dari laman Al Jazeera, Rabu, 1 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang bocah laki-laki berusia enam tahun dan satu bocah perempuan berusia tiga tahun termasuk dalam 32 korban tewas. Total terdapat 63 penumpang di bus tersebut.
 
Operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan dalam mencari penyintas dan mengevakuasi jasad korban tambahan, tulis departemen kepolisian Peru di Twitter.
 
"Perilaku mengemudi ugal-ugalan berkontribusi atas kecelakaan. Bus melaju dalam kecepatan tinggi," kata Cervantes.
 
Menurut keterangan beberapa korban selamat, bus sempat menghantam sebuah batu dan kemudian terjun bebas ke sebuah jurang sedalam 200 meter dari jalan raya.
 
Hari Minggu kemarin, 22 orang tewas saat dua kapal bertabrakan di wilayah Amazon di Peru. Sejumlah penumpang masih dinyatakan hilang hingga saat ini.
 
Baca:  11 Orang Tewas dalam Tabrakan 2 Kapal di Peru
 
Dua hari sebelumnya, sebuah bus jatuh ke jurang di wilayah tenggara Peru, menewaskan setidaknya 17 orang.
 
Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di Peru atas berbagai penyebab, mulai dari perilaku mengemudi ugal-ugalan, kondisi ruas jalan yang buruk, serta lemahnya penegakan hukum.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif