Ilustrasi penembakan. (medcom.id)
Ilustrasi penembakan. (medcom.id)

Populer Internasional: Penembakan di Perusahaan Iran hingga Kendaraan Tempur Ukraina

Willy Haryono • 08 Januari 2023 12:10
Teheran: Setidaknya satu orang tewas dan dua lainnya terluka setelah rekan kerja mereka melepaskan tembakan senjata api di dalam fasilitas perusahaan minyak dan gas di Iran bagian barat daya pada Sabtu pagi kemarin.
 
Penembakan tersebut menjadi salah satu berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Minggu, 8 Januari 2023.
 
Dua berita terpopuler lainnya adalah insiden tenggelamnya kapal imigran di perairan Tunisia dan seputar bantuan militer Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut selengkapnya:

1 Orang Tewas dan 2 Terluka dalam Penembakan di Perusahaan Minyak Iran

Insiden terjadi di laboratorium kimia Perusahaan Produksi Minyak dan Gas Gachsaran (GOGPC), anak perusahaan perusahaan minyak mentah terbesar kedua Iran, Perusahaan Minyak Nasional Iran Selatan (NISOC), di provinsi Kohgiluyeh dan Boyer-Ahmad.
 
Menurut laporan media lokal, seorang karyawan perusahaan, yang telah diskors, sengaja mengincar rekan-rekannya dengan senjata api. Peristiwa ini berujung pada satu kematian dan dua korban luka.
 
Apa sebenarnya motif dari penembakan ini? Cek selengkapnya di sini.

5 Imigran Tewas 10 Hilang dalam Insiden Kapal Tenggelam di Tunisia

Setidaknya lima imigran asal Afrika tewas dan 10 lainnya hilang setelah kapal mereka tenggelam di lepas pantai Tunisia. Insiden terjadi di saat mereka semua hendak mencoba menyeberangi Laut Mediterania menuju Italia, ucap seorang pejabat pengadilan Tunisia pada Sabtu.
 
Mengutip dari laman Al Arabiya News, Penjaga Pantai Tunisia berhasil menyelamatkan 20 imigran dari sebuah kapal yang penuh sesak. Kapal itu diketahui tenggelam di lepas pantai Louata di wilayah Sfax pada Jumat kemarin.
 
Garis pantai Sfax telah menjadi titik keberangkatan utama bagi orang-orang yang melarikan diri dari kemiskinan di Afrika dan Timur Tengah. Sebagian besar dari mereka ingin mencari kehidupan yang lebih baik di Eropa.
 
Sudah berapa banyak imigran yang tenggelam di perairan Tunisia? Cek selengkapnya di sini.

Ukraina Sambut Baik Bantuan Kendaraan Tempur Lapis Baja AS

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memuji Amerika Serikat (AS) yang memberikan tambahan bantuan militer, termasuk sejumlah kendaraan tempur lapis baja. Zelensky mengatakan bahwa bantuan ini "sangat dibutuhkan" militer Ukraina dalam memerangi pasukan Rusia yang telah melancarkan invasi sejak Februari 2022.
 
Bantuan militer AS yang diumumkan Gedung Putih pada Jumat kemarin merupakan yang terbesar sejauh ini untuk Ukraina. Untuk pertama kalinya, AS juga mengirim kendaraan tempur lapis baja Bradley dengan rudal anti-tank.
 
Dalam pidato rutinnya pada malam hari, Zelensky menyebut bantuan terbaru AS sebagai "sebuah paket yang sangat kuat."
 
Apa lagi yang disampaikan Zelensky terkait hal ini? Cek selengkapnya di sini.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif