Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan dilantik pada 20 Januari 2021. Foto: AFP
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan dilantik pada 20 Januari 2021. Foto: AFP

Hal-hal Penting yang Harus Diketahui Terkait Pelantikan Biden-Harris

Internasional amerika serikat joe biden Pilpres AS 2020 Pelantikan Joe Biden
Marcheilla Ariesta • 14 Januari 2021 14:17
Washington: Amerika Serikat (AS) akan segera melantik presiden baru pada 20 Januari mendatang. Joe Biden dan Kamala Harris terpilih sebagai presiden dan wakil presiden AS yang baru setelah memenangkan suara di pemilihan umum.
 
Komite Kongres Bersama Upacara Pelantikan (Presidential Inaugural Committee) mengumumkan bahwa peristiwa bersejarah untuk melantik Biden dan Harris secara resmi ke Gedung Putih akan tetap dilaksanakan. Meski demikian, protokol kesehatan tetap ditegakkan karena prosesi ini berada di tengah pandemi virus korona (covid-19).
 
Berikut beberapa hal penting terkait pelantikan Biden-Harris dikutip dari berbagai sumber:

1. Kapan pelantikan Biden-Harris?

Pelantikan rencananya akan dilakukan pada 20 Januari di Gedung Capitol Amerika Serikat di Washington DC. Acara ini akan dilakukan di luar ruangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak Juli 2020, Komite Pelantikan Presiden telah menyelenggarakan acara tersebut dengan anggaran perdana sebesar USD1,5 juta atau setara Rp21 miliar. Komite ini dipimpin oleh CEO Tony Allen dan selanjutnya diisi oleh ketua bersama.

2. Tema pelantikan?

Pada 11 Januari lalu diumumkan bahwa acara pelantikan ini akan mengambil tema 'America United' (Amerika Bersatu).
 
"Pada saat krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya, perpecahan mendalam, Amerika Serikat mencerminkan awal dari perjalanan nasional baru yang memulihkan jiwa Amerika, menyatukan negara, dan menciptakan jalan menuju masa depan yang lebih cerah," kata komite tersebut.
 
Sejalan dengan tema tersebut, jadwal kegiatan peresmian akan mencakup Hari Pelayanan Nasional, yang mendorong masyarakat Amerika untuk terlibat dalam tindakan pelayanan masyarakat pada 18 Januari.
 
Biden dan Harris akan bergabung dengan keluarga presiden sebelumnya, Barack Obama, George Bush dan Bill Clinton untuk meletakkan karangan bunga di Pemakaman Nasional Arlington, setelah pelantikan dilakukan pada 20 Januari.

3. Apa yang terjadi saat pelantikan?

Acara akan dimulai dengan pelantikan Kamala Harris sebagai wakil presiden. Harris merupakan wakil presiden perempuan pertama AS. Ia juga menjadi perempuan imigran pertama yang berada di kursi Wapres.
 
Setelah Harris dilantik, diikuti Joe Biden yang akan mengucapkan sumpah jabatan. Biasanya pengambilan sumpah jabatan akan dilakukan Ketua Mahkamah Agung, yang berarti John Roberts akan mendapat kehormatan untuk memimpin pelantikan presiden keempat kalinya.

4. Akankah Donald Trump hadir?

Secara tradisional, Hari Peresmian dimulai dengan pertemuan POTUS (President of the United States) dan FLOTUS (First Lady of the United States) yang masuk dengan pasangan pertama yang keluar di Gedung Putih untuk minum kopi sebelum menumpuk ke dalam limusin untuk melakukan perjalanan ke upacara bersama.
 
Tahun ini, bagaimanapun, dengan Donald Trump terus mengklaim bahwa Biden "mencuri" pemilihan darinya (dia tidak melakukannya) dan hanya melakukan ‘transisi yang teratur’ kurang dari dua minggu sebelum pengambilan sumpah. Itu tidak mengherankan, ketika presiden saat ini mengumumkan pada 8 Januari, di salah satu tweet terakhirnya Trump menegaskan tidak akan menghadiri sumpah Biden.
 
“Dia akan menjadi presiden keempat yang melewatkan pelantikan penggantinya dalam sejarah AS,” menurut CNN.
 
Meskipun Biden sebelumnya telah menyatakan keinginannya agar Trump menghadiri pelantikannya, jika hanya demi persatuan. Namun The New York Times melaporkan bahwa setelah pengumuman Trump, Biden berkata: "Itu hal yang baik, dia tidak muncul."
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif