PM Inggris Boris Johnson. (AFP)
PM Inggris Boris Johnson. (AFP)

Wawancara Diana: PM Inggris Sangat Khawatir atas 'Penipuan' BBC

Willy Haryono • 22 Mei 2021 15:03
London: PM Inggris Boris Johnson mengaku "sangat khawatir" atas hasil sebuah investigasi yang menyatakan bahwa seorang jurnalis dari kantor berita BBC telah melakukan "tipu daya" dalam mendapatkan wawancara Putri Diana di tahun 1995. Jurnalis bernama Martin Bashir disebut telah memalsukan beberapa dokumen dalam memuluskan upaya mewawancara Diana.
 
PM Johnson menegaskan bahwa BBC harus "mengambil semua langkah" untuk memastikan peristiwa semacam itu tidak pernah terjadi lagi di masa mendatang.
 
Pangeran William dan Pangeran Harry telah bersama-sama melayangkan kecaman keras kepada BBC pada Kamis kemarin. Keduanya menuduh BBC sebagai pihak yang turut berkontribusi terhadap memburuknya hubungan pernikahan orang tua mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Investigasi wawancara ini dilakukan atas gugatan dari Charles Spencer, adik Putri Diana. Investigasi dijalankan oleh Lord Dyson, seorang hakim senior yang kini telah pensiun.
 
"Saya hanya bisa membayangkan seperti apa perasaan Keluarga Kerajaan mengenai hal ini. Saya berharap BBC bisa mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memastikan peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi," ucap PM Johnson, dilansir dari laman BBC pada Sabtu, 22 Mei 2021.
 
Kepolisian Metropolitan Inggris akan memeriksa kasus ini "untuk memastikan tidak ada lagi bukti baru signifikan." Sebelumnya, pihak kepolisian menolak membuka investigasi kriminal atas dugaan penipuan ini.
 
Situasi seputar wawancara yang berlangsung lebih dari 20 tahun lalu menjadi sorotan usai adik Charles Spencer melayangkan gugatan terbaru bahwa Bashir menggunakan dokumen palsu dan taktik tidak jujur lainnya dalam membujuk sang kakak agar mau diwawancara.
 
Kamis kemarin, laporan dari penyelidikan menyimpulkan bahwa Bashir menggunakan tipu daya dan melanggar aturan BBC dengan menghadirkan dokumen perbankan palsu dan memperlihatkannya kepada Charles Spencer agar dirinya membolehkan sang jurnalis mewawancarai Putri Diana.
 
Laporan tersebut juga mengkritik BBC atas upaya menutup-nutupi aksi Bashir. Penyelidikan investigasi internal BBC terhadap Bashir dinilai tidak memenuhi standar integritas dan transparansi.
 
Baca:  Pangeran William dan Harry Kecam BBC atas 'Penipuan' Wawancara Diana
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif