Seorang pria keluar dari bilik suara dalam pemilu Italia di Roma, 25 September 2022. (Andreas SOLARO / AFP)
Seorang pria keluar dari bilik suara dalam pemilu Italia di Roma, 25 September 2022. (Andreas SOLARO / AFP)

Pemilu Italia Dimulai, Akankah Sayap Kanan Berkuasa Lagi Seperti di PD II?

Willy Haryono • 25 September 2022 15:37
Roma: Jutaan warga Italia beramai-ramai memberikan suara mereka dalam pemilihan umum pada Minggu, 25 September 2022. Sejumlah survei memprediksi koalisi sayap kanan akan kembali berkuasa di Italia untuk kali pertama sejak era Perang Dunia II.
 
Lebih dari 50 juta pemilih terdaftar di Italia, termasuk 4,7 juta yang tinggal di luar negeri, akan memberikan hak pilih mereka pada Minggu ini. Para warga juga akan memilih perwakilan untuk parlemen Italia, yaitu 200 anggota Senat dan 400 Kamar Deputi.
 
Dikutip dari Al Jazeera, tempat pemungutan suara dibuka tepat pukul 07.00 pagi waktu setempat, dan akan ditutup pukul 23.00. Exit poll diperkirakan dirilis hari ini juga, tetapi hasil resmi kemungkinan baru bisa paling cepat Senin besok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kampanye pemilu Italia dimulai selama musim panas, setelah terjadinya pertikaian politik yang menyebabkan keruntuhan pemerintahan Perdana Menteri Mario Draghi pada Juli lalu.
 
Giorgia Meloni, pemimpin partai sayap kanan Fratelli d'Italia (Persaudaraan Italia), telah mendominasi kampanye pemilu Italia dengan dukungan sebesar 25 persen dari beberapa survei pra-pemilihan pada 10 September.
 
Jika menang, Giorgia Meloni dapat menjadi perdana menteri perempuan pertama di Italia, yang akan memimpin koalisi sayap kanan bersama tokoh anti-imigrasi Matteo Salvini dan taipan media Silvio Berlusconi.
 
Partai Demokrat Italia yang dipimpin Enrico Letta, dengan suara dukungan 22 persen di beberapa survei, telah gagal menjalin aliansi luas dengan partai-partai tengah dan kiri, yang otomatis mengurangi peluangnya untuk menang dalam pemilu.
 
Sementara Gerakan Bintang Lima di bawah Giuseppe Conte, yang oleh pengamat dianggap sebagai partai yang hampir mati, hanya diproyeksikan meraih dukungan sebesar 13 persen.
 
Baca:  Siap-Siap! Italia Diprediksi Akan Dipimpin Perdana Menteri Perempuan Pertama
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif