Prajurit Armenia berjalan di area perbatasan dengan Azerbaijan, 18 Juni 2021. (Karen MINASYAN / AFP)
Prajurit Armenia berjalan di area perbatasan dengan Azerbaijan, 18 Juni 2021. (Karen MINASYAN / AFP)

Azerbaijan dan Rusia Bahas Ketegangan Terbaru dengan Armenia

Medcom • 14 September 2022 13:32
Azerbaijani: Menteri Luar Negeri Azerbaijan dan Rusia berbicara via menelpon pada Selasa, 13 September 2022, dalam membahas perdebatan terbaru terkait perbatasan antara Armenia dan Azerbaijan.
 
Dalam pernyataannya, Menlu Azerbaijan Jeyhun Bayramov mengatakan kepada rekan sejawatnya dari Rusia, Sergey Lavrov, tentang situasi terkini yang disebutnya terjadi akibat provokasi berkepanjangan dari tentara Armenia.
 
Tidak hanya itu, ia juga memberitahu langkah-langkah yang telah diambil Azerbaijan selama ini dalam mencegah serangan dari Armenia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Armenia secara terus menerus menembaki wilayah Azerbaijan dan meletakkan ranjau di wilayah kami bulan lalu. Armenia tidak sepenuhnya menarik mundur pasukan mereka dari wilayah Azerbaijan, meski terdapat deklarasi tripartit," ujar Bayramov dalam pernyataannya, seperti dikutip dari laman Anadolu Agency pada Rabu, 14 September 2022.
 
Setelah pernyataan tersebut, Lavrov menekankan pentingnya implementasi deklarasi tripartit yang telah ditandatangani pemimpin Azerbaijan, Armenia dan Rusia. Deklarasi itu disebut Lavrov bertujuan mencegah konflik di kawasan.
 
Azerbaijan telah menuduh Armenia melakukan "provokasi berskala besar" dalam beberapa hari terakhir. Provokasi itu, tuduh Azerbaijan, meliputi aksi menanam ranjau dan penembakan secara intensif.
 
"Aksi pasukan Armenia ini menyebabkan konfrontasi kedua belah pihak," ujar Kementerian Pertahanan Azerbaijani, menambahkan bahwa ada korban dari dua kubu, termasuk 50 tentara Azerbaijan.
 
Sementara itu, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan bahwa ada 49 tentara Armenia yang tewas dalam konfrontasi terbaru dengan Azerbaijan di wilayah perbatasan.
 
Hubungan antara Armenia and Azerbaijan, dua negara pecahan Uni Soviet, sudah bersitegang sejak 1991. Saat itu, pasukan militer Armenia telah menempati Nagorno-Karabakh, yang juga dikenal sebagai Karabakh Atas, wilayah yang diakui komunitas dunia sebagai bagian dari Azerbaijan.
 
Namun pada 2020, Azerbaijan merebut kembali beberapa kota dan lebih dari 300 hunian serta desa yang diduduki Armenia. Pertempuran tersebut berakhir dengan sebuah perjanjian yang dimediasi Rusia. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)
 
Baca:  Turki Desak Armenia untuk ‘Hentikan Provokasi' Terhadap Azerbaijan

 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif