Seorang pria tanpa masker berjalan di area Manhattan, New York, AS pada 27 April 2021. (Angela Weiss / AFP)
Seorang pria tanpa masker berjalan di area Manhattan, New York, AS pada 27 April 2021. (Angela Weiss / AFP)

Warga AS yang Sudah Divaksinasi Penuh Tak Perlu Memakai Masker

Internasional Amerika Serikat Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin untuk Indonesia
Willy Haryono • 28 April 2021 08:02
Washington: Hingga Selasa kemarin, 27 April 2021, hampir 142 juta warga Amerika Serikat, atau sekitar 43 persen dari total orang dewasa di negara tersebut, telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Sementara lebih dari 96 juta warga AS, atau 29 persen total orang dewasa, sudah divaksinasi secara penuh.
 
Di hari yang sama, CDC mengeluarkan serangkaian panduan dan rekomendasi publik terbaru, termasuk mengenai penggunaan masker.
 
"Warga yang sudah divaksinasi secara penuh tidak perlu lagi memakai masker saat berada di luar ruangan, kecuali di area-area padat," ungkap CDC, dilansir dari laman Sputnik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Panduan ini dikeluarkan beberapa pekan usai CDC menyatakan bahwa warga AS yang sudah divaksinasi penuh boleh melakukan perjalanan "berisiko rendah."
 
Untuk karyawan kantoran yang sudah divaksinasi penuh, lanjut CDC, sudah tak perlu lagi dilarang untuk pergi bekerja "selama karyawan tersebut tidak memperlihatkan gejala."
 
CDC juga merilis infografis seputar panduan pemakaian masker bagi "orang yang sudah divaksinasi secara penuh" dan "orang yang belum divaksinasi."
 
Untuk situasi di dalam ruangan, CDC tetap mengimbau semua orang -- termasuk yang sudah divaksinasi penuh -- untuk tetap memakai masker.
 
Baca:  Warga Israel Sudah Boleh Tak Memakai Masker di Ruang Terbuka Publik
 
Bagi warga yang merasa sistem imunitas tubuhnya rendah, CDC merekomendasikan mereka untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengadopsi panduan terbaru ini.
 
Informasi terbaru dari CDC memicu reaksi beragam. Sebagian warganet AS merasa panduan ini membingungkan, dan ada juga sejumlah warga yang mengaku akan tetap memakai masker di mana pun walau sudah divaksinasi penuh.
 
Berdasarkan data terbaru Johns Hopkins University pada Rabu, 28 April 2021 pukul 08.00 WIB, total kasus Covid-19 di AS mencapai lebih dari 32,1 juta dengan 573.355 kematian.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 
 
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif