Presiden Prancis Emmanuel Macron saat berada di Istana Elysee, Paris, 3 Juni 2022. (JULIEN DE ROSA / POOL / AFP)
Presiden Prancis Emmanuel Macron saat berada di Istana Elysee, Paris, 3 Juni 2022. (JULIEN DE ROSA / POOL / AFP)

Macron Tegaskan Rusia Tidak Boleh Dipermalukan di Ukraina

Willy Haryono • 04 Juni 2022 22:42
Paris: Rusia tidak boleh dipermalukan di Ukraina, ucap Presiden Prancis Emmanuel Macron, agar hubungan diplomatik antara Barat dan Moskow bisa membaik ketika peperangan berakhir suatu saat nanti.
 
Macron mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat sebuah kesalahan "historis dan fundamental" terkait invasi ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Kendati begitu, Prancis menekankan bahwa eskalasi lebih lanjut dari konflik Rusia-Ukraina harus dihindari.
 
Berbicara dalam wawancara dengan sejumlah surat kabar regional Prancis, Macron berkata: "Kita tidak boleh mempermalukan Rusia, agar saat perang berakhir nanti, kita dapat mencari jalan keluar melalui saluran diplomatik."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Peran Prancis dalam hal ini adalah menjadi sebuah kekuatan penengah," sambungnya, dikutip dari Guardian, Sabtu, 4 Juni 2022.
 
Sejak awal invasi Rusia, Macron mengaku telah mendedikasikan "waktu dan energi" untuk memastikan perang tersebut tidak meningkat menjadi konflik yang lebih luas. Salah satu upaya yang terus dilakukan Macron adalah berbicara dengan Putin.
 
"Saya tidak ingat lagi sudah berapa kali saya berbicara dengan Vladimir Putin sejak Desember. Mungkin totalnya sudah 100 jam," sebut Macron. Ia mengatakan sejumlah pembicaraan itu terjadi atas dasar permintaan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
 
Dalam percakapan dengan Putin, termasuk yang durasinya 80 menit akhir bulan lalu, Macron berulang kali meminta gencatan senjata. Upaya ini berujung pada tuduhan bahwa Macron ingin Ukraina membuat semacam konsesi demi mengamankan sebuah perjanjian damai.
 
Namun Paris menegaskan bahwa perjanjian damai apa pun harus dinegosiasikan antara Putin dan Zelensky demi "menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina."
 
Baca:  100 Hari Invasi Rusia, Zelensky Tetap Optimistis Mampu Raih Kemenangan
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif