Pendiri WikiLeaks Julian Assange. (AFP)
Pendiri WikiLeaks Julian Assange. (AFP)

Meksiko Tawarkan Suaka untuk Pendiri WikiLeaks Julian Assange

Internasional wikileaks meksiko Julian Assange
Willy Haryono • 05 Januari 2021 11:53
Mexico City: Meksiko mengaku siap menawarkan suaka politik kepada pendiri situs WikiLeaks, Julian Assange. Tawaran akan disampaikan usai seorang hakim di Inggris memblokade upaya ekstradisi ke Amerika Serikat.
 
Selama ini, AS berusaha memulangkan Assange untuk menjeratnya dengan sejumlah dakwaan terkait aktivitas spionase.
 
"Saya akan meminta menteri luar negeri untuk menjalankan prosedur relevan dalam meminta Pemerintah Inggris merilis Assange dan menawarkannya suaka politik," kata Presiden Andres Manuel Lopez Obrador kepada awak media.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemimpin saya kiri itu menyambut baik langkah Inggris yang menolak permintaan AS untuk mengekstradisi Assange. Penolakan Inggris didasarkan pada risiko terjadinya bunuh diri oleh Assange.
 
"Assange adalah seorang jurnalis, dan ia layak mendapat kesempatan," sebut Lopez Obrador, dilansir dari laman France 24 pada Selasa, 5 Januari 2021.
 
Baca:  Pengadilan Inggris Blokir Upaya AS Ekstradisi Pendiri WikiLeaks Julian Assange
 
Lopez Obrador mengatakan, Meksiko akan memastikan "siapapun yang menerima suaka tidak akan mengintervensi urusan politik negara manapun."
 
Meksiko telah menerima banyak pencari suaka politik dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari tokoh anti-imperialis Cesar Augusto Sandio asal Nikargua hingga sosok revolusioner Rusia, Leon Trotsky, dan yang terbaru mantan presiden Bolivia Evo Morales.
 
"Meksiko memiliki sejarah panjang dalam menawarkan suaka," sebut Adolfo Laborde, seorang akademisi dan pakar hubungan internasional, kepada AFP.
 
Menurut Laborde, diterima atau tidaknya Assange oleh Meksiko akan tergantung dari tekanan politik dan sikap berbagai negara serta tokoh global.
 
Jika Assange suatu saat dapat diekstradisi ke AS dan dinyatakan bersalah atas berbagai dakwaan, maka ia terancam dijatuhi vonis 175 tahun penjara.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif