Hantu Kiev yang dipuji karena mampu menembak jatuh puluhan pesawat Rusia dikabarkan tewas./AFP
Hantu Kiev yang dipuji karena mampu menembak jatuh puluhan pesawat Rusia dikabarkan tewas./AFP

'Hantu Kiev' Dilaporkan Tewas dalam Invasi Rusia

Internasional ukraina rusia Rusia-Ukraina Perang Rusia-Ukraina
Marcheilla Ariesta • 02 Mei 2022 17:05
Kiev: Pilot pesawat tempur Ukraina yang dijuluki 'Hantu Kiev' tewas dalam pertempuran dengan Rusia. Pilot misterius itu dipuji karena mampu menembak puluhan pesawat Rusia pada 13 Maret lalu.
 
Kematiannya akhirnya mengungkap identitas pilot misterius tersebut. Hantu Kiev diidentifikasi sebagai Stepan Tarabalka, ayah satu anak berusia 29 tahun.
 
Tarabalka dilaporkan menembak jatuh 40 pesawat Rusia sendirian sampai ia juga ditembak jatuh pada 13 Maret. Hal ini diberitakan The Times of London.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tarabalka secara anumerta dianugerahi medali tertinggi Ukraina untuk keberanian dalam pertempuran, Ordo Bintang Emas, dengan gelar Pahlawan Ukraina," kata keluarganya kepada media tersebut.
 
Dikutip dari New York Post, Minggu, 1 Mei 2022, helm dan kacamata yang digunakan Tarabalka kabarnya akan dilelang di London. Namun, hal tersebut belum dapat diverifikasi kebenarannya.
 
Tarabalka menjadi legenda misterius ketika pemerintah Ukraina memuji pilot anonim yang menembak jatuh enam jet Rusia pada hari pertama perang.
 
"Orang-orang memanggilnya Hantu Kiev dan memang benar begitu," tutur pemerintah Ukraina dalam Twitter mereka kala itu.
 
Mereka menuturkan, Tarabalka menjadi mimpi buruk bagi pasukan Rusia.
 
Baca juga: Paus Fransiskus Sebut Invasi di Ukraina 'Kemunduran Kemanusiaan'
 
Orang tuanya, Nahtalia dan Evon Tarabalka, diwawancarai oleh NPR segera setelah kematiannya — dan mereka tidak menyebutkan status rahasianya atau petunjuk apa pun bahwa mereka tahu misi apa yang dia jalani.
 
"Kami tahu dia terbang dalam sebuah misi. Dan dia menyelesaikan misinya, tugasnya. Kemudian dia tidak kembali. Itu semua informasi yang kami miliki," kata ayahnya.
 
Bermimpi Jadi Pilot Sejak Kecil
 
Orang tua Tarabalka merinci bagaimana impian seumur hidup putra mereka adalah menjadi pilot pesawat tempur. Saat itu, Tarabalka dan keluarganya tinggal di sebelah lapangan terbang militer di desa Korolivka.
 
“Sejak kecil, dia selalu memimpikan langit, tentang terbang lebih tinggi dari awan,” kata ibunya kepada NPR.
 
“Dia akan selalu menonton pasukan terjun payung dalam latihan udara mereka. Dan dia akan berlari ke arah mereka untuk mencoba melihat di mana mereka mendarat, ”kata Nahtalia.
 
Orang tuanya mengatakan mereka kagum ketika dia membuat mimpinya menjadi kenyataan, meskipun tidak memiliki koneksi militer.
 
“Menjadi pilot, itu adalah usahanya sendiri. Dia melakukan semuanya sendiri. Saya hanya membantu dengan doa,” kata ibunya.
 
Mereka mengkonfirmasi bahwa Tarabalka — yang meninggalkan seorang istri, Olenia, dan putra berusia 8 tahun, Yarik — dianugerahi Ordo Bintang Emas, dengan gelar Pahlawan Ukraina.
 
“Tentu saja, dia sudah mendapatkan penghargaan ini ketika dia bersama kami,” kata ayahnya.
 
“Tapi kami berharap dia bisa mendapatkan kehormatan itu setelah perang. Kami hanya berharap dia masih hidup,” pungkas mereka.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif