PM Kanada Justin Trudeau. (Foto: AFP)
PM Kanada Justin Trudeau. (Foto: AFP)

PM Kanada Tegaskan Natal Tahun Ini Tak Akan Berlangsung Normal

Internasional Virus Korona politik kanada covid-19 pandemi covid-19
Willy Haryono • 21 November 2020 20:03
Ottawa: Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa sistem rumah sakit di seantero negeri kemungkinan akan kewalahan menerima gelombang pasien virus korona (covid-19) pada akhir tahun. Pernyataan disampaikan saat otoritas kota Toronto bersiap memberlakukan kebijakan penguncian (lockdown).
 
PM Trudeau mendorong warga Kanada untuk diam di rumah sebisa mungkin di tengah potensi terjadinya gelombang kedua covid-19. Hal ini memaksa 10 provinsi di Kanada menerapkan kembali berbagai pembatasan, termasuk lockdown.
 
"Sudah jelas bahwa hari Raya Natal yang normal sudah tidak perlu dipertanyakan lagi," kata PM Trudeau, dikutip dari laman France 24 pada Sabtu, 21 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Kepala Kesehatan Pubkik Kanada Theresa Tam mengatakan, jumlah kasus covid-19 di Kanada dapat melonjak menjadi 60 ribu per hari jika warga melakukan banyak aktivitas sosial.
 
Bahkan jika berbagai pembatasan di Kanada saat ini terus dijalankan, Tam memprediksi angka kasus harian covid-19 tetap akan mencapai di atas 20 ribu pada 31 Desember. Saat ini, rata-rata kasus harian covid-19 di Kanada berada di bawah 5.000.
 
"Kasus (covid-19) di seantero negeri melonjak secara masif. Ada ancaman serius jumlah kasus akan meledak dan rumah sakit akan kewalahan menanganinya," tutur PM Trudeau.
 
Ia menolak wacana pemberlakuan wewenang darurat di Ottawa untuk memberlakukan penguncian berskala nasional yang pernah diterapkan tahun ini. Namun pemimpin Ontario, Doug Ford, mengumumkan bahwa Toronto -- kota paling padat penduduk di Kanada -- dan juga wilayah Peel akan memberlakukan lockdown pada Senin mendatang.
 
"Situasi saat ini benar-benar serius, dan langkah lanjutan harus diambil untuk menghindari skenario terburuk," tegas Ford.
 
Sementara itu secara terpisah, seorang pejabat federal mengatakan bahwa Kanada akan menerima enam juta dosis kasus Pfizer dan Moderna pada 31 Maret 2021. Namun penggunaan vaksin tersebut di Kanada masih harus menanti persetujuan regulator.
 
Baca:Panti Jompo Jadi Hotspot Covid-19 di Kanada

 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif