Aktivis iklim Greta Thunberg (tengah) ikut serta dalam aksi protes mengecam penambangan batu bara di Lutzerath, Jerman, 14 Januari 2023. (INA FASSBENDER / AFP)
Aktivis iklim Greta Thunberg (tengah) ikut serta dalam aksi protes mengecam penambangan batu bara di Lutzerath, Jerman, 14 Januari 2023. (INA FASSBENDER / AFP)

Ikut Protes Batu Bara, Greta Thunberg: Jerman Mempermalukan Dirinya Sendiri

Willy Haryono • 15 Januari 2023 11:48
Lutzerath: Aktivis iklim Greta Thunberg bergabung dengan sekitar 6.000 pengunjuk rasa di Jerman yang beraksi di tengah guyuran hujan dalam menyuarakan protes mereka terhadap perluasan tambang batu bara di negara tersebut pada Sabtu, 14 Januari 2023.
 
Para demonstran, termasuk Thunberg, berunjuk rasa di Lutzerath, sebuah desa yang dapat ditempuh via perjalanan darat sekitar 90 menit dari Dusseldorf.
 
Desa tersebut akan dihancurkan demi pembangunan tambang batu bara, sebuah langkah yang dinilai aktivis lingkungan sebagai simbol kegagalan kebijakan iklim Jerman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini adalah pengkhianatan terhadap generasi saat ini dan masa depan. Jerman adalah salah satu penyumbang polusi terbesar di dunia, dan negara ini harus bertanggung jawab," ujar Thunberg, seperti dikutip dari laman New York Post.
 
"Jerman sedang mempermalukan dirinya sendiri saat ini," ungkapnya, beberapa saat sebelum aksi unjuk rasa dimulai.
 
Media lokal Jerman melaporkan terjadinya bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa, yang telah menduduki desa Lutzerath di negara bagian barat Rhine-Westphalia Utara sejak dua tahun terakhir dalam upaya menghentikan ekspansi perusahaan energi RWE.
 
Menyusul keputusan yang memungkinkan RWE melangkah maju, lebih dari 1.000 polisi antihuru-hara mengusir ratusan demonstran di desa tersebut sejak awal pekan ini, menurut laporan The Guardian.
 
Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck mengatakan kepada media Spiegel bahwa Lutzerath adalah "simbol yang salah" terkait aksi protes iklim belakangan ini.
 
"(Lutzerath) ini adalah tempat terakhir di mana batu bara cokelat akan ditambang," tutur kata Habeck pada Jumat kemarin.
 
Namun, para aktivis, termasuk Thunberg, mengatakan bahwa Jerman harus fokus pada energi terbarukan, bukan menambang batu bara. "Ilmunya jelas: kita perlu menyimpan karbon di dalam tanah,” kata Thunberg.
 
Greta Thunberg, aktivis iklim berusia 19 tahun, baru-baru ini menjadi berita utama karena berseteru dengan influencer Andrew Tate sebelum dan sesudah penangkapannya di Rumania atas tuduhan penculikan dan pemerkosaan.
 
Baca juga:  Greta Thunberg: Pemimpin Global Hanya Berkata "Bla Bla Bla" Soal Iklim
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif