Washington: Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden mengatakan, beberapa rumah sakit AS dapat “dibanjiri” oleh kasus covid-19. Namun, Biden menyatakan, negaranya secara umum siap untuk menghadapi lonjakan terbaru, dan warga AS tidak perlu panik.
Dilansir dari The New Arab, Selasa, 28 Desember 2021, Biden kian melubangi jadwal liburan Natal maskapai yang sibuk, saat berbicara terkait varian Omicron yang menyebar dengan cepat.
Hal ini mendorong Penasihat Medis Gedung Putih, Anthony Fauci menyarankan bahwa mandat vaksin untuk perjalanan udara domestik mungkin diperlukan.
“Saya pikir itu sesuatu yang serius harus dipertimbangkan,” kata Fauci kepada MSNBC.
Biden menekankan bahwa varian Omicron tidak akan memiliki dampak yang sama dengan wabah awal covid-19 pada 2020 atau gelombang Delta tahun ini. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan virtual yang diselenggarakan oleh Gedung Putih, dengan beberapa gubernur negara bagian dan penasihat kesehatan terkemuka.
“Omicron adalah sumber kekhawatiran, tetapi tidak boleh menjadi sumber kepanikan,” ujar pemimpin AS berusia 79 tahun itu.
Pengujian lebih diketahui tersedia secara luas dan vaksinasi massal berarti bahwa bagi banyak orang, infeksi tidak menyebabkan penyakit serius.
“Karena ada begitu banyak vaksinasi dan booster, kami tidak melihat peningkatan rawat inap sebanyak sebelumnya,” ujar Biden.
“Warga AS, negara ini telah membuat kemajuan. Segalanya menjadi lebih baik,” tegasnya.
“Namun, dengan meningkatnya kasus, kami masih memiliki puluhan juta orang yang tidak divaksinasi dan kami melihat peningkatan rawat inap. Terdapat rumah sakit di beberapa tempat yang akan diserbu baik dari segi peralatan maupun staf,” imbuh Biden.
Dilansir dari The New Arab, Selasa, 28 Desember 2021, Biden kian melubangi jadwal liburan Natal maskapai yang sibuk, saat berbicara terkait varian Omicron yang menyebar dengan cepat.
Hal ini mendorong Penasihat Medis Gedung Putih, Anthony Fauci menyarankan bahwa mandat vaksin untuk perjalanan udara domestik mungkin diperlukan.
“Saya pikir itu sesuatu yang serius harus dipertimbangkan,” kata Fauci kepada MSNBC.
Biden menekankan bahwa varian Omicron tidak akan memiliki dampak yang sama dengan wabah awal covid-19 pada 2020 atau gelombang Delta tahun ini. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan virtual yang diselenggarakan oleh Gedung Putih, dengan beberapa gubernur negara bagian dan penasihat kesehatan terkemuka.
“Omicron adalah sumber kekhawatiran, tetapi tidak boleh menjadi sumber kepanikan,” ujar pemimpin AS berusia 79 tahun itu.
Pengujian lebih diketahui tersedia secara luas dan vaksinasi massal berarti bahwa bagi banyak orang, infeksi tidak menyebabkan penyakit serius.
“Karena ada begitu banyak vaksinasi dan booster, kami tidak melihat peningkatan rawat inap sebanyak sebelumnya,” ujar Biden.
“Warga AS, negara ini telah membuat kemajuan. Segalanya menjadi lebih baik,” tegasnya.
“Namun, dengan meningkatnya kasus, kami masih memiliki puluhan juta orang yang tidak divaksinasi dan kami melihat peningkatan rawat inap. Terdapat rumah sakit di beberapa tempat yang akan diserbu baik dari segi peralatan maupun staf,” imbuh Biden.