Kota -kota di Ukraina gelap gulita usai diserang Rusia./AFP
Kota -kota di Ukraina gelap gulita usai diserang Rusia./AFP

Diserang Rusia, 1.100 Kota di Ukraina Gelap Gulita

Marcheilla Ariesta • 19 Oktober 2022 06:58
Kiev: Ukraina mengatakan, lebih dari 1.100 kota dan desa di seantero negara itu dibiarkan tanpa listrik. Hal ini terjadi setelah 10 hari serangan Rusia yang menargetkan fasilitas energi di seluruh negeri.
 
"Dalam 10 hari terakhir Rusia melakukan sekitar 190 serangan massal dengan rudal, drone kamikaze dan artileri di 16 wilayah Ukraina dan di kota Kiev," ujar juru bicara layanan darurat Ukraina, Oleksandr Khorunzhyi.
 
"Untuk saat ini, 1.162 pemukiman di Dnipropetrovsk, Kirovograd, Zhytomyr, Kharkiv, Donetsk, Zaporizhzhia, Lugansk, Mykolaiv, wilayah Kherson tetap terputus dari listrik," ungkap Khorunzhyi dilansir dari Straits Times, Rabu, 19 Oktober 2022.

Akibat serangan itu, lebih dari 70 orang tewas dan 240 terluka selama periode tersebut.
 
Serangan berdampak pada 380 bangunan termasuk fasilitas infrastruktur penting, khususnya fasilitas energi, dan fasilitas sipil - rumah pribadi, dan bangunan tempat tinggal bertingkat tinggi. "Sekitar 140 bangunan tempat tinggal telah dihantam sejak 7 Oktober," katanya.
 
Penasihat presiden Mykhaylo Podolyak mengatakan,
Rusia secara sistematis mencoba untuk menghancurkan fasilitas infrastruktur di Ukraina dengan menyerang kota-kota dan warga sipil.
 
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, pasukan Rusia telah "menghancurkan" sepertiga dari pembangkit listrik Ukraina dalam serangan berulang yang menargetkan infrastruktur energi dan menyebabkan pemadaman listrik di seluruh negeri.
 
“Sejak 10 Oktober, 30 persen pembangkit listrik Ukraina telah hancur, menyebabkan pemadaman besar-besaran di seluruh negeri,” kata Zelensky di Twitter.
 
“Tidak ada ruang tersisa untuk negosiasi dengan rezim (Presiden Vladimir) Putin,” lanjut dia.
 
Sementara itu, Wali Kota Kiev Vitali Klitschko mengatakan, serangan itu terjadi pada infrastruktur penting di Kiev utara. Dia meminta warga untuk menghemat listrik sebanyak mungkin dan menghindari penggunaan peralatan dengan konsumsi energi tinggi.
 
Baca juga: AS Sebut Serangan Drone Rusia di Ukraina Tunjukkan Kebrutalan Putin

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan