Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 9/11 di Pentagon, Arlington, 11 September 2022. (Anna Moneymaker / Getty / AFP)
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 9/11 di Pentagon, Arlington, 11 September 2022. (Anna Moneymaker / Getty / AFP)

Taruh Karangan Bunga di Pentagon, Biden Kenang Korban 9/11

Willy Haryono • 12 September 2022 13:01
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menandai peringatan 21 tahun serangan 11 September 2001 (9/11) dengan meletakkan karangan bunga di kompleks Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon. Proses peringatan 9/11 ini berlangsung dalam suasana sendu di bawah guyuran hujan.
 
Peringatan 9/11 pada hari Minggu kemarin, 11 September 2022, berlangsung lebih dari setahun setelah Biden mengakhiri perang panjang di Afghanistan. Perang itu merupakan respons AS atas 9/11, serangan teroris paling mematikan dalam sejarah Negeri Paman Sam.
 
Dalam mengakhiri perang Afghanistan, presiden dari Partai Demokrat itu menindaklanjuti janji kampanye untuk membawa pulang pasukan AS dari konflik terpanjang. Tetapi perang di sana berakhir dengan kacau pada Agustus 2021, ketika pemerintah Afghanistan yang didukung AS runtuh dalam menghadapi serangan kelompk Taliban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebuah serangan yang diklaim kelompok ekstremis berbasis di Afghanistan menewaskan 170 warga Afghanistan dan 13 tentara AS saat penarikan pasukan di bandara Kabul tahun lalu. Kekacauan dalam penarikan pasukan itu memicu gelombang kritik di dalam negeri AS.
 
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby, mengatakan bahwa Biden menyinggung mengenai dampak serangan 9/11 terhadap AS dan dunia. Ia juga mengenang hampir 3.000 korban yang tewas dalam aksi teror kelompok al-Qaeda tersebut.
 
Biden menandai peringatan satu tahun penarikan AS dari Afghanistan akhir bulan lalu dengan cara sederhana. Ia mengeluarkan pernyataan untuk menghormati 13 tentara AS yang tewas dalam pengeboman di bandara Kabul dan berbicara melalui telepon dengan para veteran AS.
 
Pemimpin Minoritas Senat AS Mitch McConnell pada Kamis kemarin mengkritik penanganan Biden atas akhir perang di Afghanistan, dan mencatat bahwa negara itu telah bergerak mundur di bawah kekuasaan Taliban.
 
"Sekarang, satu tahun sejak bencana Agustus lalu, skala kehancuran akibat keputusan Presiden Biden menjadi fokus yang lebih tajam," kata McConnell. "Afghanistan telah menjadi pariah global. Ekonominya telah menyusut hampir sepertiga. Setengah dari populasinya sekarang menderita tingkat kerawanan pangan yang kritis," sambungnya.
 
Sementara itu, Ibu Negara AS Jill Biden menyampaikan pidato peringatan 9/11 di Shanksville, Pennsylvania, tempat jatuhnya salah satu pesawat yang dibajak. Sedangkan Wakil Presiden AS Kamala Harris dan suaminya pergi ke New York City untuk upacara peringatan 9/11 di National September 11th Memorial.
 
Baca:  Jill Biden Mengaku 'Sangat Ketakutan' saat Peristiwa 9/11
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif