Warga Sudan memprotes kudeta yang dilakukan militer. Foto: AFP
Warga Sudan memprotes kudeta yang dilakukan militer. Foto: AFP

AS Berikan Dukungan untuk Pedemo Antikudeta di Sudan

Internasional Amerika Serikat Kudeta Sudan Sudan Pembubaran Pemerintah Sudan
Achmad Zulfikar Fazli • 29 Oktober 2021 06:09
Washington: Amerika Serikat (AS) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meningkatkan tekanan pada junta militer baru Sudan. Konfrontasi antara tentara dan pengunjuk rasa antikudeta menyebabkan korban tewas sedikitnya 11 orang.
 
Setelah Dewan Keamanan PBB yang beranggotakan 15 orang menyerukan pemulihan pemerintah yang dipimpin sipil Sudan. Presiden AS Joe Biden mengatakan, Amerika Serikat berdiri bersama para demonstran.
 
"Bersama-sama, pesan kami kepada otoritas militer Sudan luar biasa dan jelas: rakyat Sudan harus diizinkan untuk memprotes secara damai dan pemerintah transisi yang dipimpin sipil harus dipulihkan," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Jumat 29 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Peristiwa beberapa hari terakhir adalah kemunduran besar, tetapi Amerika Serikat akan terus mendukung rakyat Sudan dan perjuangan tanpa kekerasan mereka," imbuh Biden, yang pemerintahnya telah membekukan bantuan ke Sudan.
 
Baca: Warga Sipil Beramai-ramai Kecam Kudeta Sudan.
 
Setidaknya ribuan orang turun ke jalan untuk menentang pengambilalihan yang dipimpin oleh Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, saksi mata mengatakan peluru tajam dan peluru karet digunakan pada pengunjuk rasa di Bahri, di seberang sungai dari ibu kota Khartoum saat protes malam meningkat.
 
Sebuah komite dokter, yang melacak kekerasan, mengatakan seorang "martir" tewas dalam bentrokan itu sementara dua lainnya terluka dan dalam kondisi kritis. Sebelumnya, seorang pria berusia 22 tahun meninggal karena luka tembak.
 
Itu membuat total kematian dalam empat hari menjadi setidaknya 11, kata sumber medis.


Tantangan

Dewan Keamanan PBB, bersama dengan kekuatan asing lainnya, menyerukan pengekangan, dialog dan kebebasan tahanan.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif