Perawat menyuntikan vaksin covid-19 petugas militer AS. Foto: AFP
Perawat menyuntikan vaksin covid-19 petugas militer AS. Foto: AFP

Satu Juta Warga AS Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Fajar Nugraha • 24 Desember 2020 12:06
Washington: Lebih dari satu juta warga Amerika Serikat telah menerima dosis pertama vaksin covid-19. Pemerintah pun berharap AS akan kembali normal pada musim panas mendatang.
 
Berita itu muncul ketika gelombang musim dingin dalam kasus-kasus meningkat di seluruh negeri, di mana virus korona tersebut telah merenggut lebih dari 320.000 nyawa dan akan menjadi penyebab utama kematian ketiga di tahun ini.
 
Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Robert Redfield mengatakan, pihak berwenang telah mencatat sekita satu juta suntikan pertama melalui agensinya sejak penerapan vaksinasi terbesar dalam sejarah AS. Suntikan itu dimulai pada 14 Desember.

Sekitar tiga juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech telah diluncurkan minggu lalu, dan target resmi minggu ini adalah dua juta lebih dosis Pfizer, dan enam juta dari Moderna.
 
“Pemerintah AS dan mitranya akan mendistribusikan 4,67 juta dosis vaksin covid-19 Pfizer dan Moderna minggu depan. Sehingga jumlah total dosis yang dijadwalkan untuk pengiriman tahun ini menjadi sekitar 20 juta,” kata Jenderal Angkatan Darat AS Gustave Perna, seperti dikutip AFP, Kamis 24 Desember 2020.
 
Perna mengatakan, beberapa pengiriman dari 20 juta dosis pertama akan berlarut-larut hingga minggu pertama Januari.
 
Sementara Moncef Slaoui, kepala penasihat Operasi Warp Speed ?mengatakan, tujuan menyuntik 20 juta orang bulan ini "tidak mungkin tercapai”. Dirinya menambahkan bahwa penundaan mulai muncul antara dosis yang didistribusikan ke lokasi dan tembakan yang dilakukan.
 
“Komitmen yang bisa kami buat adalah menyediakan dosis vaksin,” kata Slaoui dalam jumpa pers.
 

"Seberapa cepat peningkatan imunisasi, suntikan di lengan, terjadi lebih lambat dari yang kami kira,” ungkapnya.
 
Namun dia tetap yakin mampu menginokulasi 100 juta orang pada kuartal pertama 2021 dan 100 juta lainnya pada kuartal kedua.

Musim panas

Jika peluncuran vaksin covid-19 berjalan lancar, kekebalan populasi yang meluas di Amerika Serikat mungkin dapat dicapai pada musim panas mendatang, kata ilmuwan terkemuka Anthony Fauci.
 
Dalam sebuah wawancara dengan WebMD yang diposting pada hari Rabu, pejabat penyakit menular menyarankan orang-orang dapat menyelenggarakan pernikahan paling cepat Juni atau Juli.
 
Fauci mengatakan dia percaya populasi prioritas -,seperti penghuni panti jompo, petugas kesehatan, pekerja kritis, orang tua dan orang-orang berisiko tinggi,- harus menerima suntikan mereka pada Maret atau awal April.
 
"Kita bisa mulai pada April melakukan apa yang saya sebut 'musim terbuka' tentang vaksinasi, yaitu siapa pun dalam populasi umum yang ingin mendapatkan vaksinasi akan mendapatkan vaksinasi,” jelas Fauci.
 
"Pada saat kita memasuki pertengahan atau akhir musim panas, saya yakin kita akan, jika kita melakukannya dengan benar, kita bisa memiliki 70 hingga 85 persen populasi yang divaksinasi. Jika itu terjadi, akan ada payung perlindungan di seluruh negeri,” pungkas Fauci.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan