Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) dan PM Jepang Fumio Kishida di Paris, Senin, 9 Januari 2023. (GONZALO FUENTES / POOL / AFP)
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) dan PM Jepang Fumio Kishida di Paris, Senin, 9 Januari 2023. (GONZALO FUENTES / POOL / AFP)

Tangkal Pengaruh Tiongkok, Jepang-Prancis Janjikan Banyak Kerja Sama Keamanan

Marcheilla Ariesta • 10 Januari 2023 16:30
Paris: Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Prancis Emmanuel Macron menjanjikan lebih banyak kerja sama keamanan di Asia-Pasifik. Keduanya bertemu dalam kunjungan pertama Kishida ke Prancis sejak menjabat.
 
Jepang memegang kursi kepresidenan Kelompok Tujuh (G7) negara industri pada 2023. Mulai Senin kemarin, Kishida melakukan tur sesama anggota blok Prancis, Italia, Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat.
 
Dalam pernyataan pers bersama dengan Macron pada Senin malam, PM Kishida mengaku menantikan lebih banyak kerja sama dengan Prancis di kawasan Asia-Pasifik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prancis adalah mitra utama untuk mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Kishida, dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 10 Januari 2023.
 
"Ketika upaya sepihak untuk mengubah dengan paksa status quo di Laut China Timur dan Selatan semakin intensif dan lingkungan keamanan menjadi semakin tegang, kami ingin terus bekerja sama dengan Prancis," katanya, menyinggung latihan militer bersama.
 
Pemerintah Jepang menyetujui perombakan kebijakan pertahanan besar-besaran bulan lalu. Hal ini termasuk kenaikan belanja yang signifikan.
 
Mereka menganggap Tiongkok sebagai "tantangan strategis terbesar yang pernah ada" terhadap keamanannya. Sementara itu, Macron mengatakan, Prancis dan Jepang akan melanjutkan aksi bersama mereka di Indo-Pasifik.
 
"Jepang dapat mengandalkan dukungan kami yang tak pernah putus dalam menghadapi pelanggaran hukum internasional Pyongyang," tambahnya.
 
Kishida juga mengatakan, G7 akan terus mendukung Ukraina setelah Rusia menginvasi tetangganya yang pro-Barat tahun lalu.
 
"G7, menghadapi agresi Rusia, akan bersatu untuk melanjutkan dan memperkuat sanksi tegas terhadap Rusia dan mempertahankan dukungan kuat untuk Ukraina," katanya.
 
Kedua pemimpin sebelumnya mengunjungi katedral Notre-Dame yang jadi salah satu ikon abad ke-12 di ibu kota Prancis. Bangunan ini sedang dipugar setelah kebakaran 2019.
 
Baca:  Kepemimpinan Indonesia Penting Jaga Keamanan Kawasan Asia-Pasifik
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif