Kegiatan promosi budaya dan kuliner Indonesia di Gym Gereja Indonesian Full Gospel Fellowship (IFGF) Seattle, AS, 9 April 2022. (KJRI San Francisco)
Kegiatan promosi budaya dan kuliner Indonesia di Gym Gereja Indonesian Full Gospel Fellowship (IFGF) Seattle, AS, 9 April 2022. (KJRI San Francisco)

Acara Kuliner dan Budaya Indonesia di Seattle Berlangsung Meriah

Internasional Kebudayaan indonesia-as kuliner nusantara KJRI San Francisco
Willy Haryono • 16 April 2022 12:42
Seattle: Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) yang berada di Kota Seattle menggelar kegiatan promosi budaya dan kuliner Indonesia, Balai Jajanan, atau dikenal Bajaj, pada 9 April di Gym Gereja Indonesian Full Gospel Fellowship (IFGF) Seattle. 
 
Kegiatan Bajaj 2022 mengambil tema "Kisah Kasih di Indonesia," yang menghadirkan penampilan seni tari, musik dan drama musikal sebagai wujud kreativitas mahasiswa dan hasil kolaborasi dengan semua pihak termasuk para pelaku kuliner dan bisnis Indonesia yang ada di Seattle.
 
Berdasarkan keterangan tertulis KJRI San Francisco yang diterima Medcom.id, Jumat, 15 April 2022, terdapat beberapa UMKM Indonesia di Seattle yang ikut mendukug kegiatan Bajaj 2022. UMKM itu di antaranya Indocafe, Trisensa, Admitra, Bag o Crab, TBS, Gorontalo Listrik Perdana, Waroeng Nyonya, dan Made’s Tape, Mudika, Coco Pandan dan Indonesian Cultural Association (ICA) Seattle.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekitar 12 stan kuliner Indonesia dihadirkan dalam acara. Setidaknya lebih dari 30 jenis makanan dan jajanan tradisional Indonesia juga dijual di sana, yang terdiri dari Sate, Nasi Padang, Lontong Sayur. Kue Lapis, Es Campur, Bubur Ketan Hitam, Kue Pastel, Lumpia dan jenis kue lainnya. 
 
KJRI San Francisco menyampaikan apreasiasi kepada Permias Seattle dan seluruh pihak atas terlaksananya Bajaj 2022 karena turut mempromosikan keberagaman kuliner Indonesia sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.
 
"Bajaj 2022 ini merupakan sebuah wujud sinergi dan kolaborasi yang perlu dikembangkan antara mahasiswa, pelaku bisnis dan KJRI San Francisco," ucap Kuntum Khira Ummah, Konsul Ekonomi mewakili KJRI San Francisco, yang hadir pada acara tersebut. 
 
Kegiatan Bajaj tahun 2022 telah ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia di Kota Seattle karena terakhir kalinya dilaksanakan pada tahun 2019 akibat pandemik Covid-19. 
 
Ketua Indonesia Diaspora Network Seattle, Greg Dwidjaya, yang juga hadir pada kegiatan ini menyampaikan hal senada. "Masyarakat dan diaspora Indonesia di Seattle sangat antusias dengan penyelenggaraan Bajaj tahun 2022”," ujarnya. Tidak hanya menjadi ruang kreativitas mahasiswa Indonesia tapi juga menjadi momen pertemuan masyarakat yang dinantikan sambil menikmati kuliner khas Indonesia. 
 
Hal menarik dari Bajaj kali ini adalah keikutsertaan Solar Energy, sebuah lembaga non-profit yang digagas oleh mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat sejak 2017. Solar Energy memiliki misi membantu ketersediaan air di sejumlah desa di Indonesia dengan menggunakan energi surya. Saat ini, beberapa proyek Solar Energy dapat ditemukan di sejumlah desa di NTT seperti Nibaaf, Fatoin, Anapalu, Manulea, Umutnana dan Biau.
 
Selain itu, Solar Energy juga turut mempromosikan kearifan lokal dan budaya masyarakat NTT kepada masyarakat AS. Salah satunya adalah dengan mengeluarkan produk tenun asli NTT. Solar Energy memiliki cabang di sejumlah kota di Amerika Serikat. Solar Energy Seattle merupakan salah satu cabang terbesar. 
 
KJRI San Francisco akan terus mengoptimalkan pengembangan diplomasi ekonomi yang sangat beragam di Seattle, terutama lebih menggiatkan promosi usaha kuliner Indonesia sebagai sebagai bagian dari gastrodiplomasi guna mendorong pengembangan bisnis UMKM Indonesia di AS. 
 
Ke depan, akan dijajaki kerja sama pengembangan sistem digital untuk kegiatan promosi dan bisnis kuliner dan UMKM Indonesia di Seattle dan di wilayah kerja San Francisco lainnya. Hal ini mengingat banyaknya potensi yang dimiliki mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Seattle, kota yang juga menjadi pusat perusahaan digital raksasa di dunia, seperti Microsoft, Google dan Amazon.
 
Baca:  Mitra KJRI San Francisco Berpotensi Tingkatkan Volume Ekspor Kopi ke AS

 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif