Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (dua kiri) berbicara dengan 11 tokoh oposisi di sebuah penjara. (PRESS OFFICE OF THE PRESIDENT OF BELARUS)
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko (dua kiri) berbicara dengan 11 tokoh oposisi di sebuah penjara. (PRESS OFFICE OF THE PRESIDENT OF BELARUS)

Presiden Belarusia Berdialog dengan Oposisi di Penjara

Internasional Politik Belarusia Alexander Lukashenko
Willy Haryono • 11 Oktober 2020 12:02
Minsk: Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menggelar sebuah pertemuan tak diduga dengan sejumlah tokoh oposisi di penjara. Media nasional Belarusia melaporkan, Lukashenko meminta pertemuan tersebut, dalam upaya mendiskusikan reformasi konstitusional dengan kubu oposisi.
 
Sejumlah tokoh oposisi menilai, digelarnya pertemuan ini merupakan pertanda sebuah kelemahan dari kubu petahana.
 
Lukashenko mengklaim kemenangan mutlak dalam pemilihan umum presiden pada Agustus lalu. Namun kubu oposisi menilainya telah berbuat curang, dan aksi protes berskala masif pun meletus hingga kini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aksi represif polisi terhadap para demonstran berujung pada pemukulan dan juga penangkapan. Dari ratusan orang yang ditangkap, beberapa di antaranya adalah tokoh-tokoh kunci kubu oposisi.
 
Uni Eropa dan Amerika Serikat telah menolak mengakui kemenangan Lukashenko dalam pilpres Belarusia pada Agustus lalu.
 
Dikutip dari laman BBC pada Minggu, 11 Oktober 2020, kantor kepresidenan Belarusia mengatakan bahwa semua peserta dialog sepakat tidak akan memberitahu hasil pertemuannya dengan Lukashenko. Pertemuan itu berlangsng selama 4,5 jam.
 
Sebuah foto dari kantor berita memperlihatkan Lukashenko duduk di sebuah meja dengan 11 tokoh politik. Salah satu dari mereka adalah Viktor Babaryko, seorang bankir yang awalnya dipandang sebagai rival terkuat Lukashenko dalam pilpres. Babaryko dihalangi untuk mengikuti pilpres dan dijebloskan ke penjara pada Juli lalu.
 
Liliya Vlasova, seorang pengacara dan anggota Dewan Koordinasi dari kubu oposisi, juga hadir dalam pertemuan. Hadir pula Vitali Shkliarov, tokoh keturunan Belarusia-Amerika yang pernah bekerja di tim kampanye Senator Vermont, Bernie Sanders.
 
"Saya tidak hanya mencoba untuk meyakinkan para pendukung Anda, tapi juga seluruh masyarakat. Kita perlu memikirkan hal ini dalam skala yang lebih luas lagi," ucap Lukashenko dalam sebuah video singkat yang diunggah media.
 
Merujuk pada aksi protes masif di Belarusia, Lukashenko terdengar berbicara, "Anda tidak bisa menuliskan ulang konstitusi di jalanan." Di akhir video, sejumlah orang terlihat menertawakan sesuatu.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif