Menlu Retno Marsudi umumkan Indonesia dapat bantuan 3 juta vaksin covid-19 dari Prancis. Foto: Dok.Kemenlu RI
Menlu Retno Marsudi umumkan Indonesia dapat bantuan 3 juta vaksin covid-19 dari Prancis. Foto: Dok.Kemenlu RI

Indonesia dapat Kiriman 3 Juta Vaksin Covid-19 dari Prancis

Fajar Nugraha • 05 Agustus 2021 12:16
Washington: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebutkan bahwa Indonesia akan mendapatkan kiriman tiga juga vaksin covid-19 dari Prancis. Kiriman pertama sejumlah 1,3 juta dosis akan tiba pada akhir Agustus.
 
“Sebagai tindak lanjut hasil komunikasi saya dengan Menlu Perancis, pada 22 Juli 2021 lalu, saya telah mendapatkan informasi bahwa Pemerintah Prancis untuk memberikan dukungan 3 juta dosis vaksin untuk Indonesia. Pengiriman pertama rencananya di akhir Agustus, sebanyak 1,3 juta dosis,” sebut Menlu Retno dalam konferensi pers virtual, Kamis 5 Agustus 2021.
 
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Prancis,” ujar Menlu Retno.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepastian dari Menlu Retno mengonfirmasi keterangan yang dikeluarkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui Twitternya. Macron mengatakan:
 
“Dalam menghadapi pandemi covid-19, kita sedang berjuang secara global. Dalam beberapa bulan ke depan, Prancis akan memberikan 3 juta dosis vaksin kepada di Indonesia dengan target pengiriman pertama sebanyak 1,3 juta dosis pada akhir Agustus,” tulis Macron.
 
Duta Besar Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard juga membenarkan mengenai pengiriman vaksin ini. Sementara Duta Besar Indonesia untuk Prancis Arrmanatha Nasir memastikan tentang pengiriman ini.
 
"Menurut rencana pada tahap pertama yaitu akhir Agustus 2021 yang akan dikirim adalah (vaksin) AstraZeneca," ungkap Arrmanatha, kepada Medcom.id.

Program vaksinasi nasional

Diharapkan bantuan vaksin dari Prancis bisa membantu program percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo.
 
Juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 Reisa Broto Asmoro menyebut peningkatan jumlah pemeriksaan atau testing serta vaksinasi dapat menekan angka kematian virus korona. Tingkat pemeriksaan yang kurang akan membuat Indonesia, bahkan dunia menjadi buta memahami keberadaan penyakit itu.
 
Pemerintah juga mempercepat laju vaksinasi untuk mencegah lonjakan kasus kematian. Fakta sains telah membuktikan vaksin efektif melindungi masyarakat dari kesakitan berat yang harus menjalani perawatan rumah sakit hingga kematian akibat virus korona.
 
Berdasarkan data Kemenkes RI 4 Agustus 2021 hingga pukul 18.00, total warga yang sudah melakukan vaksinasi pertama mencapai 48.494.768 orang. Sedangkan yang sudah melakukan vaksinasi kedua mencapai 21.976.626.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif