Sekjen PBB Antonio Guterres. (Alex HALADA / AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (Alex HALADA / AFP)

Sekjen PBB Kutuk Serangan Rasis yang Tewaskan 10 Orang di AS

Willy Haryono • 16 Mei 2022 11:30
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres mengutuk keras penembakan di sebuah supermarket di Buffalo, New York, Amerika Serikat (AS) yang telah menewaskan 10 orang dan melukai tiga lainnya.
 
Tersangka penembakan, pria 18 tahun bernama Payton S. Gendron, menyiarkan aksinya secara live yang berlangsung di supermarket Tops.
 
Gendron adalah pria kulit putih AS, sementara sebagian besar korban adalah kulit hitam etnis Afrika Amerika. Pemerintah AS menyebut penembakan ini sebagai aksi kekerasan supremasi kulit putih yang didasari kebencian rasial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:  Joe Biden Sebut Penembakan Massal Menodai Jiwa Amerika
 
"Sekjen terkejut dengan aksi kekerasan ekstremisme rasis ini," ucap deputi juru bicara PBB, Farhan Haq, di situs UN News, Minggu, 15 Mei 2022.
 
"Beliau mengutuk keras rasisme dalam segala bentuk dan diskriminasi yang didasarkan pada ras, agama, keyakinan atau asal seseorang. Kita harus bekerja bersama untuk membangun masyarakat yang lebih damai dan inklusif," sambungnya.
 
Guterres telah menyampaikan ucapan belasungkawa mendalam kepada keluarga dan kerabat dari para korban. Ia berharap keadilan bisa ditegakkan dengan adil dan cepat.
 
Pelaku penembakan telah ditangkap usai sempat terlibat baku tembak dengan polisi. Kejadian di Buffalo tersebut merupakan penembakan massal paling mematikan di AS sepanjang 2022.
 
Pada Juni 2015, aksi kekerasan rasial menewaskan sembilan warga AS etnis Afrika Amerika di sebuah gereja di Charleston, South Carolina. Tiga tahun setelahnya, serangan di sinagoga Tree of Life Synangogue di Pittsburgh menewaskan 11 orang dan melukai enam lainnya.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif