Area gelembung gas selebar satu kilometer terlihat di permukaan Laut Baltik di area jaringan pipa gas Nord Stream, 27 September 2022. (Danish Defence Command)
Area gelembung gas selebar satu kilometer terlihat di permukaan Laut Baltik di area jaringan pipa gas Nord Stream, 27 September 2022. (Danish Defence Command)

Pipa Gas Nord Stream Bocor di Laut Baltik, Ada Sabotase?

Willy Haryono • 28 September 2022 09:33
Brussels: Sabotase kemungkinan besar menjadi penyebab kebocoran di dua jalur pipa gas Laut Baltik antara Rusia dan Eropa, kata jajaran pemimpin Eropa, setelah sejumlah seismolog melaporkan terjadinya ledakan di sekitar jaringan Nord Stream.
 
Sebuah seismograf di pulau Bornholm, Denmark, dekat tempat kebocoran terjadi, mencatat lonjakan sebanyak dua kali pada Senin, hari di mana pipa gas Nord Stream 1 dan 2 mengalami penurunan tekanan secara dramatis, kata pusat penelitian geologi Jerman GFZ.
 
Sebuah penerbangan militer Denmark di atas lokasi kebocoran membawa kembali citra mencolok, termasuk yang menunjukkan area gelembung gas selebar satu kilometer di permukaan laut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Komisi Eropa Ursula Von der Leyen mengatakan, kebocoran itu diakibatkan "sabotase." Ia mengancam akan memberikan "respons sekuat mungkin" terhadap gangguan yang disengaja terhadap infrastruktur energi Eropa.
 
"Setiap gangguan yang disengaja terhadap infrastruktur energi aktif Eropa tidak dapat diterima, dan akan mengarah pada respons kuat," ujar von der Leyen, seperti dikutip dari The Guardian, Selasa, 27 September 2022. Ia menyerukan penyelidikan untuk mendapatkan kejelasan penuh tentang kebocoran tersebut.
 
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menggambarkan kebocoran pipa gas Nord Stream sebagai "tindakan yang disengaja, sembari menambahkan: "Peristiwa ini bukan sebuah kecelakaan."
 
Sementara PM Polandia Mateusz Morawiecki menyebut kebocoran Nord Stream sebagai tindakan sabotase yang "mungkin menandai langkah selanjutnya dari eskalasi situasi di Ukraina."
 
Magdalena Andersson, PM Swedia yang sebenarnya lagi meninggalkan jabatannya, mengatakan bahwa "telah terjadi ledakan" di area pipa gas Nord Stream. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Swedia Ann Linde mengaku belum mau "berspekulasi tentang motif atau aktor" di balik kebocoran tersebut.
 
Baca:  Rusia Salahkan Eropa atas Terhentinya Jaringan Pipa Gas Nord Stream 1
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif