Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (AFP)
Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (AFP)

Venezuela akan Produksi Vaksin Covid-19 Buatan Kuba

Internasional venezuela vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Sputnik V Vaksin untuk Indonesia
Willy Haryono • 12 April 2021 14:27
Caracas: Venezuela berencana memproduksi vaksin Covid-19 buatan Kuba sebanyak dua juta dosis per bulan. Selain itu, Venezuela juga akan mengikuti uji klinis fase 3 dari vaksin tersebut, yang diproduksi perusahaan Abdala asal Kuba.
 
"Kami telah menandatangani perjanjian untuk memproduksi (vaksin) di laboratorium kami," kata Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
 
"Dua juta dosis vaksin Abada per bulan, untuk bulan Agustus dan September," sambungnya, dilansir dari laman Gulf Today pada Senin, 12 April 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya sepanjang pekan kemarin, Pemerintah Venezuela mengklaim seharusnya sudah dapat membeli sekitar 30 juta dosis vaksin Covid-19. Namun pembelian itu disebut Maduro terkendala sanksi ekonomi Amerika Serikat.
 
Minimnya vaksin membuat pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido menyerang Maduro. Ia menuduh Maduro telah berbohong dan menilai pemerintahannya tidak kompeten dalam menyediakan vaksin Covid-19 bagi semua warga.
 
Kuba telah mengembangkan empat vaksin Covid-19 yang sedang berada dalam berbagai tahap uji klinis.
 
Baca:  Presiden Venezuela Siap Barter Minyak dengan Vaksin Covid-19
 
Vaksinasi Covid-19 di Kuba telah dimulai dengan memprioritaskan tenaga kesehatan. Dua dari empat vaksin yang tengah dikembangkan Kuba masih berada di fase 3 uji klinis.
 
Salah satunya adalah Abdala, yang sejauh ini telah diberikan ke 124 ribu tenaga kesehatan. Penyuntikkan dilakukan meski Abdala masih menjalani uji klinis, dengan jumlah relawan mencapai 48 ribu.
 
Jika sudah disepakati penggunaannya secara resmi, Abdala akan menjadi vaksin Covid-19 pertama yang sepenuhnya dikembangkan dan diproduksi di Amerika Latin.
 
Penyuntikkan vaksin Covid-19 di Venezuela relatif lamban. Sejauh ini, negara tersebut baru menerima 250 ribu vaksin Sputnik V asal Rusia dan 500 ribu dari perusahaan Sinopharm asal Tiongkok.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif