Aksi unjuk rasa di Belarusia sudah berlangsung sejak 9 Agustus 2020. (AFP)
Aksi unjuk rasa di Belarusia sudah berlangsung sejak 9 Agustus 2020. (AFP)

Warga Belarusia akan Tetap Berdemo Meski Terancam Ditembak

Internasional Politik Belarusia Alexander Lukashenko
Willy Haryono • 18 Oktober 2020 12:27
Minsk: Demonstran Belarusia berencana menggelar aksi protes terbaru terhadap Presiden Alexander Lukashenko meski aparat kepolisian mengancam akan melepaskan tembakan senjata api. Ancaman disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara pengunjuk rasa dan petugas keamanan, sejak aksi protes di Belarusia meletus pada 9 Agustus lalu.
 
Para pengunjuk rasa mengecam keras hasil pemilihan umum yang dinilai sarat kecurangan. Unjuk rasa terus terjadi sejak 9 Agustus, dan biasanya melibatkan ratusan ribu orang di akhir pekan.
 
Dikutip dari TRT World pada Minggu, 18 Oktober 2020, rencana aksi protes terbaru di ibu kota Minsk disampaikan usai pemimpin oposisi Belarusia, Svetlana Tikhanovskaya, mengatakan bahwa Lukashenko harus mundur sebelum 25 Oktober.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tikhanovskaya mengeluarkan ultimatum, dan jika Lukashenko mengabaikannya, maka aksi protes masif akan terjadi di Belarusia.
 
Ia juga mendesak agar Lukashenko segera membebaskan sejumlah tahanan politik dan berhenti menerapkan aksi represif terhadap pengunjuk rasa damai.
 
Baca: 'Ultimatum Rakyat' untuk Presiden Belarusia
 
Sejak dimulainya aksi protes dua bulan lalu, sejumlah orang tewas dalam bentrokan dan ribuan lainnya ditangkap petugas. Mereka yang ditangkap mengaku mengalami penyiksaan di penjara.
 
Kepolisian Belarusia mengakui telah menggunakan meriam air dan granat kejut terhadap demonstran. Jika nantinya polisi menggunakan peluru tajam, maka akan menandai eskalasi baru seputar kekacauan politik di Belarusia.
 
Pekan ini, jajaran kepolisian Belarusia mengklaim bahwa aksi protes sudah semakin radikal. Otoritas Belarusia mengatakan bahwa aparat penegak hukum akan menggunakan senjata mematikan "jika memang diperlukan."
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif