Menlu AS Mike Pompeo menjawab pertanyaan awak media di Kemenlu AS, Washington pada Selasa, 10 November 2020. (Jacquelyn Martin/POOL/AFP)
Menlu AS Mike Pompeo menjawab pertanyaan awak media di Kemenlu AS, Washington pada Selasa, 10 November 2020. (Jacquelyn Martin/POOL/AFP)

Pompeo Sebut Trump akan Melaju Mulus ke Periode Kedua

Internasional amerika serikat joe biden donald trump Pilpres AS 2020 Mike Pompeo
Willy Haryono • 11 November 2020 07:37
Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo memprediksi "akan adanya transisi mulus menuju pemerintahan kedua (Donald) Trump." Pernyataan disampaikan saat negara-negara mitra AS meramai-ramai mengucapkan selamat kepada presiden terpilih Joe Biden.
 
Pernyataan Pompeo disampaikan kepada awak media di Kementerian Luar Negeri pada Selasa, 10 November. Ia sempat sedikit tersenyum saat mengucapkan "pemerintahan kedua Trump" -- meninggalkan impresi bahwa ia mungkin saja bercanda.
 
Ia sama sekali tidak menyinggung mengenai fakta bahwa Biden telah diproyeksikan media-media besar AS sebagai pemenang. Saat ini Biden memimpin dengan selisih 4,7 juta suara populer (popular vote), dan unggul di empat negara bagian krusial. Perolehan electoral college atau suara elektoral Biden juga sudah melampaui 270 -- jumlah minimal untuk menang dalam pemilu AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pompeo hanya berfokus pada sejumlah gugatan hukum yang sedang diupayakan Trump. Sejauh ini, belum ada satu pun dari gugatan tersebut yang menelurkan hasil.
 
"Kami siap," ucap Pompeo. "Dunai sedang melihat apa yang terjadi di sini. Kami akan menghitung seluruh suara. Saat seluruh proses selesai, akan ada kandidat yang terpilih. Ada proses. Konstitusi sudah memaparkannya dengan jelas,' sebut Pompeo, dilansir dari laman Guardian pada Rabu, 11 November 2020.
 
Kemenlu AS hingga saat ini belum berkomunikasi dengan tim Biden. Kemenlu AS dan Gedung Putih justru menginstruksikan agensi-agensi pemerintahan untuk memproses proposal anggaran mereka untuk 2021, seolah Trump sudah terpilih kembali sebagai presiden.
 
Baca:Gedung Putih Susun Anggaran 2021, Pertanda Trump Belum Menyerah
 
"Menlu Pompeo seharusnya tidak bermain dengan serangan tak berdasar dan berbahaya mengenai legitimasi dari pemilu pekan kemarin," kata Eliot Engel, ketua komite urusan luar negeri di Dewan Perwakilan Rakyat AS. "Kemenlu seharusnya mempersiapkan transisi presiden terpilih Biden," sambungnya.
 
Masih dalam keterangan di Kemenlu AS, Pompeo mengaku telah menerima "telepon dari seluruh dunia," namun tidak menyebutkan dari siapa saja. Sementara pemimpin dari negara-negara mitra utama AS, termasuk Kanada, Inggris, Prancis, Irlandia, dan Jerman, semuanya sudah mengucapkan selamat kepada Biden via telepon pada Senin dan Selasa kemarin.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif