Warga berjalan di tengah kondisi salju tebal di Austin, Texas, AS pada 15 Februari 2021. (Montinique Monroe/Getty/AFP)
Warga berjalan di tengah kondisi salju tebal di Austin, Texas, AS pada 15 Februari 2021. (Montinique Monroe/Getty/AFP)

Jaringan Pipa Gas Texas Beku, Picu Pemadaman Listrik di Meksiko

Willy Haryono • 16 Februari 2021 11:17
Texas: Cuaca dingin ekstrem di negara bagian Texas, Amerika Serikat, membuat hampir lima juta warga di Meksiko kehilangan aliran listrik pada Senin, 15 Februari. Ini diakibatkan tersendatnya pasokan gas alam dari AS ke Meksiko.
 
Perusahaan energi milik pemerintah Meksiko, Komisi Kelistrikan Federal (CFE), mengatakan bahwa kegiatan operasional mereka terganggu akibat membekunya jaringan pipa gas alam di Texas.
 
Meksiko menggunakan gas alam untuk memproduksi sekitar 60 persen dari total kebutuhan listrik negara. Sementara AS hanya menggunakan gas alam untuk memenuhi 40 persen kebutuhan listrik untuk seantero negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah Meksiko sengaja membangun jaringan pipa karena harga komoditas gas alam dari AS relatif terjangkau.
 
Selain membekukan jaringan pipa gas, cuaca dingin di Texas juga menghentikan operasi beberapa kilang minyak. Hingga Senin siang, otoritas Meksiko mengaku telah memulihkan aliran listrik hingga 65 persen, terutama di wilayah yang berbatasan dengan AS seperti Chihuahua, Coahuila, Nuevo Leon, dan Tamaulipas.
 
Direktur urusan pembelian bahan bakar CFE, Miguel Reyes Hernandez, mengatakan bahwa impor gas alam dari Texas terganggu cuaca dingin negara tetangga.
 
Baca:  Badai Salju Ganggu Penerbangan dan Vaksinasi Covid-19 di AS
 
"Permintaan listrik dalam negeri AS meningkat di atas 20 persen dalam empat hari terakhir," kata Reyes Hernandez, dilansir dari laman Al Jazeera pada Selasa, 16 Februari 2021. Meningkatnya permintaan di AS berimbas pada berkurangnya pasokan gas untuk Meksiko.
 
"Cuaca dingin telah membekukan banyak pipa gas dan bahkan sumur (minyak)," ucapnya. Baling-baling di pembangkit listrik tenaga angin di AS juga membeku di tengah temperatur yang super rendah.
 
Sebelumnya, Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador membantah kabar bahwa pemadaman listrik diakibatkan "boikot" beberapa perusahaan swasta yang menentang rencana penguatan CFE.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif