Ratusan warga Afghanistan menanti untuk dievakuasi di area bandara Kabul,. (AFP)
Ratusan warga Afghanistan menanti untuk dievakuasi di area bandara Kabul,. (AFP)

AS Dalam Tekanan Jelang Tenggat Waktu Evakuasi Afghanistan

Marcheilla Ariesta • 24 Agustus 2021 13:15
Kabul: Pasukan Amerika Serikat memimpin upaya untuk mengevakuasi ribuan orang keluar dari Kabul. Langkah ini disepakati setelah Taliban memperingatkan mereka akan mengizinkan pasukan asing untuk melakukan evakuasi hanya untuk satu pekan lagi.
 
Presiden AS Joe Biden berada di bawah tekanan untuk memperpanjang tenggat waktu penarikan pasukan AS dari Afghanistan. Inggris melobi Negeri Paman Sam pada KTT G7 untuk memperpanjang proses evakuasi.
 
Namun Taliban mengingatkan akan adanya konsekuensi jika tenggat waktu diperpanjang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekitar 50 ribu orang asing dan warga Afghanistan telah meninggalkan bandara Kabul sejak Taliban berkuasa 10 hari lalu. Namun, massa terus berkumpul di luar bandara karena para warga Afghanistan takut menghadapi kehidupan di bawah Taliban.
 
Banyak yang takut Taliban kembali mengulang kebrutalan mereka pada 1996-2001. Ketakutan lainnya karena banyak warga Afghanistan bekerja sama dengan pemerintah yang didukung AS selama dua dekade terakhir.
 
"Taliban masih sama seperti 20 tahun lalu," kata aktivis hak perempuan dan mantan kapten bola basket kursi roda Afghanistan, Nilofar Bayat, usai melarikan diri dan tiba di Spanyol.
 
"Jika Anda lihat Afghanistan sekarang, semuanya laki-laki, tidak ada perempuan karena mereka tidak menerima perempuan sebagai bagian dari masyarakat," imbuhnya dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 24 Agustus 2021.
 
Taliban, yang mengakhiri perang dua dekade dengan kekalahan pasukan pemerintah yang sangat cepat, secara terbuka toleran terhadap upaya evakuasi. Namun, pada Senin kemarin, mereka menggambarkan batas waktu pekan depan sebagai 'garis merah.'
 
"Jika AS atau Inggris mencari waktu tambahan untuk melanjutkan evakuasi, jawabannya tidak. Akan ada konsekuensinya," kata juru bicara kelompok itu, Suhail Shaheen.
 
Ia menegaskan, setiap kehadiran militer asing di luar batas waktu yang disepakati hanya akan dipandang sebagai 'perpanjangan dari pendudukan.'
 
Taliban mencapai kemenangan menakjubkan mereka berkat keputusan Biden untuk mempercepat kesepakatan yang dibuat oleh pendahulunya, Donald Trump, untuk menarik hampir semua pasukan Amerika dari Afghanistan.
 
Baca:  AS Percepat Evakuasi di Afghanistan Usai Taliban Beri Peringatan
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif