Pangeran Charles bersama Camilla. (Tiziana FABI / POOL / AFP)
Pangeran Charles bersama Camilla. (Tiziana FABI / POOL / AFP)

Kunjungi Kanada, Kabar Pangeran Charles Gantikan Ratu Elizabeth II Menguat

Marcheilla Ariesta • 16 Mei 2022 15:03
Ottawa: Pangeran Charles akan mengunjungi Kanada pekan ini untuk mewakili kepala negara Inggris, Ratu Elizabeth II. Kelihatannya, ia tengah dipersiapkan untuk meneruskan Kerajaan Inggris secara penuh, mengingat kondisi kesehatan ibunya yang menurun.
 
Pekan lalu, Charles, 73, menggantikan ratu pada pembukaan parlemen negara bagian Inggris, sebagai tanda paling jelas bahwa penantiannya yang lama untuk menjadi raja mendekati akhir.
 
Penampilannya dan ketidakhadiran ratu dari upacara untuk pertama kalinya dalam hampir 60 tahun telah mendorong perubahan nyata dalam opini publik terhadap posisinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:  Pangeran Charles Gantikan Ratu dalam Pembukaan Parlemen Inggris
 
Survei YouGov untuk Times Radio yang dilakukan pekan ini menunjukkan, 34 persen orang sekarang percaya bahwa Ratu Elizabeth II harus pensiun, alih-alih menjadi ratu seumur hidup, naik dari 25 persen bulan lalu.
 
Sebanyak 49 persen mengatakan, ia tetap harus menjadi ratu. Angka ini turun 10 persen dibanding bulan lalu.
 
Di saat yang sama, saham Charles meningkat. Sebanyak 36 persen percaya dia akan menjadi raja, naik empat poin dibanding bulan lalu.
 
Kunjungannya ke Kanada dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan bangsawan senior ke beberapa dari 14 negara Persemakmuran di luar Inggris di mana ratu juga menjadi kepala negara.
 
Namun kunjungan tersebut, yang termasuk perayaan Platinum Jubilee, tidak sepenuhnya berjalan sesuai rencana, khususnya di Karibia.
 
Dilansir dari AFP, Senin, 16 Mei 2022, di Karibia, putra tertua Charles, Pangeran William, menghadapi protes tentang hubungan kerajaan di masa lalu dengan perbudakan, tuntutan reparasi, dan sentimen republik yang berkembang.
 
Adik bungsunya, Pangeran Edward, mengalami protes serupa, sebagai pertanda jangkauan global monarki yang akan diwarisi Charles kemungkinan akan jauh berkurang.
 
Sejarawan kerajaan Robert Lacey mengatakan kunjungan tersebut, yang secara luas dikritik sebagian sebagai kemunduran yang tidak sensitif terhadap zaman kolonial, mewakili perubahan besar untuk tur luar negeri kerajaan.
 
"Harus ada pemikiran serius tentang apa yang berhasil di masa depan, kegiatan apa yang tepat, dan apakah khususnya aspek militer dan seremonial sesuai dengan dunia modern," katanya.
 
Charles dan istrinya Camilla, 74, bisa berada di tempat yang lebih pasti di Kanada, yang telah dikunjungi ratu sebanyak 22 kali sejak 1951 – setahun sebelum dia naik takhta.
 
Kunjungan mereka dari Selasa hingga Kamis akan menjadi kunjungan Pangeran Wales ke-19 sejak 1970, dan kunjungan kelima Duchess of Cornwall sejak 2009. Mereka akan melakukan perjalanan ribuan mil dari Newfoundland dan Labrador di timur ke Wilayah Barat Laut di Kanada utara.
 
Resepsi khusus direncanakan di Wilayah Ibu Kota Nasional Kanada untuk menandai Yobel.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif