Aktivitas di bandara John F Kennedy di Amerika Serikat. (AFP)
Aktivitas di bandara John F Kennedy di Amerika Serikat. (AFP)

Warga AS Diimbau Hindari Thailand, Hong Kong dan Selandia Baru

Medcom • 08 Maret 2022 13:46
Washington: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (AS) pada Senin, 7 Maret 2022, menambahkan Thailand, Hong Kong, dan Selandia Baru ke dalam daftar negara yang disarankan untuk tidak dikunjungi masyarakat AS karena Covid-19.
 
Tingkat bahaya ketiga negara tersebut masuk dalam kategorisasi “Level Empat: Sangat Tinggi" sesuai versi CDC. Secara keseluruhan, CDC menganjurkan warga AS untuk tidak bepergian ke 135 negara dan wilayah.
 
CDC memasukkan 33 lokasi ke "Level Tiga: Tinggi" dan mengarahkan warga AS yang tidak divaksin untuk tidak mengunjunginya. Daftar ini selalu diperbarui, di mana CDC menurunkan status enam negara menjadi Level Tiga: Anguilla, Tanjung Verde, Fiji, Meksiko, Filipina, dan Uni Emirat Arab (UAE). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terdapat 29 destinasi lainnya dalam "Level 2: Sedang" dan "Level 1: Rendah."
 
"Jika Anda harus bepergian ke Thailand, pastikan Anda sudah divaksinasi," kata CDC, sebagaimana dilansir dari Bangkok Post, Selasa, 8 Maret 2022.
 
Selain sudah vaksinasi, CDC mengingatkan untuk memperhatikan informasi terbaru seputar vaksin dan menerapkannya.
 
"Walaupun Anda up to date dengan vaksin Covid-19 Anda, Anda masih mungkin berisiko terpapar dan menyebarkan Covid-19," lanjut CDC.
 
Baca:  CDC Imbau Warga AS Sebisa Mungkin Gunakan Masker Paling Protektif
 
Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand melaporkan 18.943 kasus Covid-19 baru dan 69 kematian pada Selasa, 8 Maret 2022.
 
Sementara itu, Hong Kong mencatat 25.150 kasus baru dan 280 kematian pada Senin kemarin. Pemerintah kota tersebut kini kewalahan menghadapi wabah Covid-19 lantaran telah terdeteksi di ratusan panti jompo dan mengakibatkan banyak lansia yang tidak divaksin terkena virus corona.
 
Sebelumnya, Hong Kong berhasil menekan penyebaran Covid-19 di tahun 2021. Namun, total kasus baru-baru ini melonjak hingga sekitar 500.000. Dari sekitar 2.200 kematian, sebagian besarnya terjadi dalam dua pekan terakhir.
 
Our World in Data mencatat Hong Kong sebagai kota semi-otonom dengan angka kematian tertinggi dalam sepekan terakhir per 6 Maret lalu. (Kaylina Ivani)
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif