WHO kembali gelar pertemuan darurat bahas status cacar monyet./AFP
WHO kembali gelar pertemuan darurat bahas status cacar monyet./AFP

WHO Kembali Lakukan Pertemuan Darurat untuk Status Cacar Monyet

Marcheilla Ariesta • 25 Juni 2022 17:37
Jenewa: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengadakan pertemuan darurat pada Kamis lalu untuk mempertimbangkan kembali wabah cacar monyet. Wabah ini meningkat di luar negara endemik sehingga WHO mempertimbangkan untuk menjadikannya sebagai darurat global.
 
Beberapa ahli mengatakan, keputusan WHO untuk bertindak hanya setelah penyakit itu menyebar ke negara Barat. Hal ini dapat memperkuat ketidakadilan yang muncul di antara negara kaya dan miskin selama pandemi Covid-19.
 
Jika WHO mendeklarasikan cacar monyet sebagai keadaan darurat global, berarti badan kesehatan PBB menganggap wabah itu sebagai 'peristiwa luar biasa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"WHO memperkirakan penyakit itu berisiko menyebar melintasi lebih banyak perbatasan, mungkin memerlukan tanggapan global," demikian dilaporkan One India, Sabtu, 25 Juni 2022.
 
Baca juga: WHO Segera Ubah Nama Virus Cacar Monyet untuk Hindari Stigma
 
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, wabah cacar monyet ini sangat tidak biasa dan memprihatinkan. Untuk alasan itu ia memutuskan untuk mengadakan Komite Darurat di bawah peraturan kesehatan internasional untuk menilai apakah wabah ini merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.
 
Saat ini, 3.417 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi, telah dilaporkan di 58 negara. Virus ini berkembang pesat di berbagai benua.
 
Sementara itu, Jaringan Kesehatan Dunia (WHN) telah mengumumkan wabah cacar monyet sebagai pandemi.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif