Kerusakan akibat serangan Rusia di Dnipro, Ukraina, 14 Januari 2023. (vitalii matokha / AFP)
Kerusakan akibat serangan Rusia di Dnipro, Ukraina, 14 Januari 2023. (vitalii matokha / AFP)

12 Orang Tewas dalam Serangan Rudal di Apartemen Ukraina

Willy Haryono • 15 Januari 2023 09:19
Dnipro: Rusia melepaskan gelombang baru serangan besar di Ukraina pada Sabtu kemarin, menghantam infrastruktur energi di seluruh negeri dan menewaskan setidaknya 12 orang dalam hantaman rudal di sebuah gedung apartemen berlantai sembilan di kota Dnipro.
 
Tim penyelamat bekerja keras sepanjang malam dalam suhu beku setelah serangan di Dnipro. Sejumlah pejabat setempat mengatakan bahwa beberapa orang masih hidup di bawah reruntuhan bangunan.
 
Mengutip dari laman Arutz Sheva, Minggu, 15 Januari 2023, serangan Rusia juga menghantam infrastruktur penting di ibu kota Kyiv dan tempat lain. Menteri Energi Ukraina mengatakan bahwa beberapa hari ke depan akan relatif "sulit" dengan ancaman terhadap pasokan listrik, air bersih, dan pemanas sentral di puncak musim dingin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa jumlah korban tewas dalam serangan di apartemen Dnipro kemungkinan bertambah. Ia sekali lagi mengimbau sekutu Barat untuk lebih banyak menyalurkan persenjataan guna mengakhiri "teror Rusia" dan serangan terhadap sasaran sipil.
 
"Apa yang dibutuhkan? Jenis senjata yang dimiliki mitra kita dan yang diharapkan oleh para pejuang kita. Seluruh dunia tahu apa dan bagaimana menghentikan mereka yang telah menabur kematian," kata Zelensky dalam pidato di malam hari.
 
Kyrylo Tymoshenko, wakil kepala kantor Zelensky, mengatakan bahwa 37 orang telah diselamatkan dari apartemen di Dnipro, dan total ada 64 korban luka.
 
Seorang warga lainnya tewas dan satu terluka di kota pembuatan baja, Kryviy Rih, di mana enam rumah rusak dalam serangan di kampung halaman Zelensky, kata wali kota Oleksandr Vilkul.
 
Rusia, yang menginvasi Ukraina sejak Februari 2022, telah menggempur infrastruktur energinya dengan rudal dan drone sejak Oktober lalu, menyebabkan pemadaman listrik dan gangguan pada pemanas sentral dan air. Sabtu kemarin, Ukraina menembak jatuh 25 dari 38 rudal Rusia dari berbagai jenis, kata angkatan udara negara tersebut.
 
Baca juga:  Serangan Rudal Rusia Hantam Infrastruktur Kyiv, Ledakan Terdengar di Dniprovskiy
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif