Menlu Tiongkok Wang Yi berbicara di Sidang Majelis Umum ke-77 PBB di New York, AS, 24 September 2022. (Bryan R. Smith / AFP)
Menlu Tiongkok Wang Yi berbicara di Sidang Majelis Umum ke-77 PBB di New York, AS, 24 September 2022. (Bryan R. Smith / AFP)

Peringatan Keras! Tiongkok Siap 'Hancurkan' Siapa Pun yang Intervensi Isu Taiwan

Willy Haryono • 25 September 2022 11:22
New York: Tiongkok menekankan kembali komitmennya dalam menarik Taiwan menjadi bagian dari Negeri Tirai Bambu suatu saat nanti. Siapa pun yang menghalangi upaya reunifikasi tersebut, kata Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi, akan "dihancurkan oleh roda sejarah."
 
"Perdamaian abadi di Selat Taiwan hanya bisa terwujud di saat Tiongkok menyelesaikan upaya reunifikasi," kata Wang Yi di Sidang Majelis Umum ke-77 PBB di New York, Amerika Serikat pada Sabtu, 24 September.
 
Ia menegaskan bahwa Tiongkok akan "mengambil langkah-langkah terkeras dalam menentang segala bentuk intervensi eksternal" terkait isu Taiwan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah Tiongkok secara berkala menekankan klaimnya terhadap Taiwan, sebuah pulau yang telah terpisah dari daratan utama sejak perang sipil di tahun 1949. Sejak saat itu hingga kini, Taiwan menjalankan pemerintahannya sendiri.
 
Kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan bulan lalu telah memicu ketegangan antara Washington dan Beijing, yang belum juga menurun hingga saat ini.
 
Pernyataan terbaru Wang Yi merefleksikan intensitas yang biasa diperlihatkan Tiongkok dalam pembahasan isu Taiwan. Namun pernyataan keras ini disampaikan oleh Wang Yi, bukan Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang mengindikasikan bahwa pidato di PBB tersebut bukan sesuatu yang terlalu signifikan.
 
"RRT adalah satu-satunya pemerintahan yang merepresentasikan semua Tiongkok," tutur Wang Yi, merujuk pada akronim dari nama resmi negaranya, Republik Rakyat Tiongkok.
 
"Segala langkah yang dapat menghalangi reunifikasi Tiongkok akan dihancurkan oleh roda sejarah," sambungnya, seperti dikutip dari laman India Today pada Minggu, 25 September 2022.
 
Tiongkok kerap memberikan tekanan kepada entitas apa pun yang menyiratkan Taiwan sebagai negara terpisah. Di Olimpiade, misalnya, Taiwan harus bersaing dengan nama "Chinese Taipei." Kekuasaan Tiongkok telah mengisolasi Taiwan dari komunitas global, meski beberapa anggota PBB terus memiliki hubungan diplomatik dengan Taipei ketimbang Beijing.
 
Dalam pertemuan di PBB pada Sabtu kemarin, hanya ada beberapa pembicara sebelum Wang yang mendorong Taiwan untuk meningkatkan profilnya di organisasi internasional, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
 
Penampilan Wang di Sidang Majelis Umum ke-77 PBB berlangsung setelah dua tahun sebelumnya hanya digelar secara virtual. Xi Jinping tidak menghadiri Sidang Majelis Umum PBB tahun ini, yang juga dilewatkan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sementara Presiden AS Joe Biden telah berbicara di podium PBB pada Rabu lalu.
 
Baca:  Tiongkok Butuh Kesabaran untuk Kendalikan Taiwan, Yakin Bisa?
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif