Polisi membawa barang bukti dalam sebuah penggerebekan di Berlin. (AFP)
Polisi membawa barang bukti dalam sebuah penggerebekan di Berlin. (AFP)

Jerman Dakwa 12 Orang atas Rencana Menyerang Masjid

Internasional terorisme jerman ekstremisme
Willy Haryono • 14 November 2020 12:01
Berlin: Tim jaksa penuntut Jerman mendakwa 12 pria atas rencana menyerang sejumlah masjid. Dalam rencana tersebut, ke-12 pria berencana membunuh atau melukai sebanyak mungkin Muslim.
 
"Mereka berencana menyerang sejumlah masjid dan membunuhb atau melukai sebanyak mungkin Muslim untuk menciptakan kondisi seperti perang sipil," ujar tim jaksa Jerman dalam sebuah pernyataan pada Jumat, 13 November.
 
Dua belas tersangka yang didakwa, terdiri dari 11 anggota geng dan satu kaki tangan, sering bertemu dari waktu ke waktu. Sebelas dari mereka telah berjanji untuk mengkontribusikan dana hingga EUR500 untuk menandai pembelian senjata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para tersangka, berusia antara 31 dan 61 tahun, semuanya adalah warga negara Jerman. Satu tersangka masih buron, menurut keterangan dari kantor kejaksaan di kota Stuttgart.
 
Sementara satu tersangka lainnya meninggal saat berada di tahanan. Seorang pejabat kejaksan Jerman mengatakan, tersangka membunuh dirinya sendiri, dan sejauh ini tidak terindikasi adanya penyebab lain.
 
Petugas menemukan uang tunai senilai "empat digit" di beberapa rumah tersangka.
 
Jerman dilanda rangkaian serangan sayap kanan dalam beberapa tahun terakhir, yang ditujukan kepada kelompok minoritas atau mereka yang terkesan mendukungnya.
 
Jajaran anggota dari kelompok National Socialist Underground telah dipidana pada 2018 atas rentatan pembunuhan terhadap etnis Turks. Tahun lalu, ekstremis sayap kanan lainnya menyerang sebuah sinagoga di Jerman Timur, yang berujung pada tewasnya dua pejalan kaki.
 
Ekstremisme sayap kanan merupakan hal sensitif di Jerman karena terkait dengan kekejaman Nazi di era Perang Dunia II.
 
Baca:Buku Bernuansa Ekstremisme Ditemukan di Sebuah Sekolah Inggris
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif