Paus Fransiskus. (AFP)
Paus Fransiskus. (AFP)

Paus Fransiskus Minta PBB Direformasi Sekarang Juga, Apa Alasannya?

Willy Haryono • 16 Oktober 2022 20:03
Vatikan: Paus Fransiskus menegaskan bahwa perlunya mereformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) "sudah terlihat begitu jelas" setelah pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina memperlihatkan "batasan" dari apa-apa saja yang bisa dilakukan organisasi global tersebut.
 
Pria asal Argentina itu mengatakan bahwa invasi Rusia ke Ukraina pada Februari lalu menyoroti pentingnya memastikan struktur multilateral saat ini -- terutama Dewan Keamanan PBB -- menemukan "cara-cara yang lebih gesit dan efektif dalam menyelesaikan berbagai konflik."
 
"Di masa perang, merupakan hal penting untuk menegaskan bahwa kita membutuhkan lebih banyak multilateralisme dengan kualitas yang lebih baik. Tapi PBB saat ini sudah tidak lagi cocok dengan realitas-realitas baru," ungkap Fransiskus, dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh media La Stampa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, PBB dibentuk untuk mencegah terulangnya kengerian Perang Dunia II. Meski ancaman-ancaman terkait konflik di masa lalu masih ada hingga sekarang, "dunia saat ini sudah tidak lagi sama seperti dulu."
 
"Pentingnya melakukan reformasi menjadi lebih jelas dari sebelumnya setelah pandemi, di saat sistem multilateral sudah terlihat batasannya," ungkap Fransiskus, dikutip dari laman Al Arabiya, Minggu, 16 Oktober 2022.
 
Fransiskus mengecam pendistribusian vaksin Covid-19 yang tidak merata sebagai "contoh nyata" dari hukum "terkuat mengalahkan solidaritas."
 
Mengenai PBB, Fransiskus menyarankan adanya "reformasi organik" agar organisasi-organisasi internasional dapat menemukan kembali tujuan esensial mereka, yaitu "melayani keluarga manusia." Ia mengatakan bahwa institusi-institusi global harus dibentuk dari hasil "konsensus yang seluas-luasnya."
 
Selain itu, Fransiskus juga menyerukan agar institusi-institusi tersebut mendasarkan semua keputusan mereka berdasarkan jaminan pangan, kesehatan, ekonomi dan hak sosial.
 
Buku baru Fransiskus berjudul, "I ask you in the name of God: Ten prayers for a future of hope," dijadwalkan keluar di Italia pada Selasa mendatang.
 
Baca:  Jangan Negara Gede Doang! Australia Minta Anggota Tetap DK PBB Ditambah
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif