Salah satu titik banjir di distrik Charsadda, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, 29 Agustus 2022. (Abdul MAJEED / AFP)
Salah satu titik banjir di distrik Charsadda, Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, 29 Agustus 2022. (Abdul MAJEED / AFP)

Turki Kirim 4 Pesawat Pengangkut Bantuan untuk Korban Banjir Pakistan

Willy Haryono • 29 Agustus 2022 15:33
Ankara: Dua pesawat pengangkut bantuan untuk korban banjir di Pakistan telah meninggalkan Ankara, Turki pada Minggu malam, 28 Agustus. Dua pesawat lain telah terlebih dahulu meninggalkan Turki dan mendarat di kota Karachi pada Minggu pagi.
 
Pakistan diterjang bencana banjir sejak Juni lalu, dengan angka korban tewas mencapai 1.061 hingga Senin, 29 Agustus 2022.
 
Baca:  Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Pakistan 1.061 Orang

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bantuan kami terus mencapai saudara Pakistan kami yang terdampak banjir. Dua pesawat Angkatan Bersenjata Turki yang mengangkut bantuan kemanusiaan telah meninggalkan Bandara Ankara Etimesgut," ujar Kementerian Pertahanan Nasional Turki, dikutip dari Yeni Safak.
 
Sebelumnya, Presidensi Manajemen Darurat dan Bencana Turki (AFAD) mengumumkan pembentukan "jembatan udara" untuk menyediakan tenda dan bantuan kemanusiaan untuk Pakistan.
 
AFAD mengaku telah mengirim bantuan kemanusiaan yang terdiri dari 10.000 tenda, 50.000 parsel makanan, 50.000 alat kebersihan dan 10.000 parsel makanan bayi. Bantuan fase pertama ini sedang didistribusikan ke area-area terdampak banjir di Pakistan.
 
Menurut laporan AFP, angka final korban tewas dalam banjir di Pakistan dapat jauh lebih tinggi dari saat ini karena akses menuju ratusan desa di pegunungan utara terputus.
 
Terjangan banjir di Pakistan sejak Juni lalu telah merusak berbagai ruas jalan dan menyapu sejumlah jembatan, terutama di provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa.
 
Banyak sungai di Pakistan, termasuk Sungai Indus, meluap di tengah guyuran hujan deras dan juga mencairnya gletser dari area pegunungan. Air dalam jumlah besar diprediksi akan mencapai provinsi Sindh dalam beberapa hari mendatang, yang dipastikan semakin menambah penderitaan jutaan orang di sana.
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif